intens.news
Mitra Informasi

10 Bulan Gaji Tak Dibayar, Ratusan Pekerja JSC Mogok Kerja

0 64

Intens.news, PALEMBANG – Ratusan pekerja di PT Jakabaring Sport City (JSC) melakukan aksi damai di Bundaran Jakabaring. Aksi damai dilakukan sebagai bentuk tuntutan dan mogok kerja lantaran gaji tak kunjung dibayarkan.

Koordinator lapangan, Hardi, mengatakan, aksi damai yang dilakukan sebagai tuntutan kepada PT JSC yang belum kunjung mencairkan gaji mereka selama 10 bulan.

“Kita berjumlah 192 menuntut hak-hak kita yang selama ini belum diberikan,”ujarnya saat dibincangi, Kamis (8/7/2021).

Hardi mengatakan, ratusan pekerja yang melakukan aksi tersebut mayoritas bekerja sudah lebih dari tiga tahun. Oleh sebab itu, secara undang-undang mereka juga sudah dianggap sebagai karyawan.

Foto : Rian Iwinsah

“Kalau undang-undang kan mengatur seperti itu. kita hampir seluruhnya sudah lebih dari tiga tahun. Jadi meskipun dikontrak sudah jadi karyawan mestinya,” ujar dia.

Sementara Elson, sebagai staf operasional di PT JSC mengaku, dia bekerja disana sejak tahun 2004 namun tidak ada kejelasan untuk status kerjanya. Hanya saja tahun 2017 dia tanda tangan kontrak enam bulan.

“Kalau kontrak tahun 2017 itu kontrak untuk enam bulan. setelah itu kami kerja-kerja saja dengan gaji Rp 2,6 Juta. Setelah itu tidak ada kontrak lanjutan tetapi gaji masih jalan waktu itu,” ungkapnya.

Selain mendapatkan gaji Rp2,6 juta perbulan, Elson mengaku sempat ada tawaran untuk mendapatkan tunjangan kesehatan namun ditolaknya.

“Sempat ada tawaran untuk Bpjs kesehatan, kawan-kawan banyak yang ikut tetapi saya tolak,” katanya.

Diketahui, aksi mogok kerja ini masih berlangsung yang awalnya di bundaran Jakabaring  kemudian masuk ke Gelora Sriwijaya Jakabaring Sport City.

Mereka menuntuk hak-haknya untuk segera dipenuhi. Jika tak kunjung terpenuhi, mereka juga akan kembali melakukan aksi ke DPRD dan kantor Gubernur Sumsel.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More