intens.news
Mitra Informasi

15 Desa ikuti Penilaian POKJA PKK Tingkat Kabupaten 

0 20

Intens.news, EMPAT LAWANG – Dalam memotivasi kader-kader PKK untuk meningkatkan kualitas produk Rumah Tangga, Ketua TPPK Empat Lawang melakukan pembinaan kader serta mengadakan perlombaan penilaian kegiatan pokja PKK tingkat kabupaten.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Kecamatan Paiker Kabupaten Empat Lawang, dan di ikuti 15 perwakilan desa.

Desa pertama yang dinilai adalah desa Air Mayan yang mengikuti lomba Hatinya PKK, setelah itu desa Keban Jati juga mengikuti lomba Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Sementara desa Pagar Jati mewakili penilaian lomba Administrasi dan IVA Test PKK dan terakhir penilaian UP2K (Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga) di desa Padang Gelai.

Ketua Tim Penggerak PKK Empat Lawang Happy Satriani mengungkapkan, tujuan dilakukan nya kegiatan ini merupakan memberdayakan keluaraga , meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, lahir dan batin.

“Kami sangat apresiasi terhadap semangat para kader-kader PKK di desa-desa, kami berharap kegiatan ini dapat menambah ilmu dan memotivasi tim penggerakan PKK di desa lebih baik lagi demi mewujudkan Empat Lawang Madani,” katanya.

Sementara Leli Susanti Ketua Tim Penggerakan PKK kecamatan Paiker mengatakan, sejak ada kabar perlombaan penilaian setiap pokja PKK , pihaknya segera melakukan persiapan dan memilih 15 desa yang aktf dan kreatif untuk mewakili perlombaan POKJA PKK tingkat Kabupaten ini.

“Banyak ragam yang ditampilkan para peserta, di Pagar Jati disela penilaian tampil penyanyi legendaris gitar tunggal atau irama batang hari sembilan, ada juga produk unggulan dari Padang Gelai berupa buah asam yang biasa jadi bumbu masak maupun minuman yang bentuk dan rasanya beda dari asem jawa yang membanjiri warung-warung umumnya,” terangnya.

Dalam kegiatan PKK itu juga, dihadirkan kegiatan pameran produk pertanian seperti kopi, merica maupun kerajinan tangan seperti bubu atau alat penangkap ikan lainnya.

Editor : Ridiansyah

 

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More