intens.news
Mitra Informasi

15 Kuasa Hukum dari Dua Terdakwa Kasus Suap 16 Proyek Muara Enim Hadiri Sidang Perdana di PN Palembang

0 57

Intens.news, PALEMBANG – Sidang perdana  ketua DPRD Kabupaten Muara Enim nonaktif Aries HB dan Mantan Plt Kepala Dinas PUPR Ramlan Suryadi yang merupakan tersangka OTT suap 16 proyek terhadap Bupati Muara Enim digelar di Pengadilan Negeri Tipikor, Senin (14/9/2020). 

Pantauan Intens.news, Senin (14/9/2020),  sidang perdana ini dihadiri oleh  15 orang kuasa hukum dari kedua terdakwa dan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Erma Suharti dan Hakim Anggota Abu Hanifah.

Dalam persidangan juga Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK  M Riduan bersama rekannya telah hadir sejak pukul 09.00 WIB pagi dengan membawa satu buah koper berwarna merah yang berisikan berkas kedua terdakwa.

Menurutnya, dalam sidang perdana tersebut tersangka Aries HB dan Ramlan Suryadi akan menjalani persidangan dengan agenda dakwaan dari Jaksa Penutut Umun (JPU) KPK.

“Pada sidang perdana dengan agenda dakwaan ini, Tim JPU KPK hadir dalam persidangan. Sedangkan untuk sidang kedepannya akan dikoordinasikan dulu dengan Majelis Hakim. Sebab persidangan kan digelar secara virtual,” ujarnya saat ditemui

Sementara, Humas Pengadilan Negeri Kelas I A Palembang, Abu Hanifah SH MH mengungkapkan, dikarenakan persidangan tersangka Aries HB dan Ramlan Suryadi digelar secara virtual, maka pihaknya akan membatasi orang-orang yang akan masuk ke dalam ruang sidang untuk mencegah kerumunan terjadi.

“Tujuannya untuk pencegahan COVID-19. Selain itu nanti kami juga akan menyiagakan petugas keamanan,” katanya.

Lebih jauh dijelaskannya, dalam sidang perdana ini yang hadir di ruang sidang hanya Tim Majelis Hakim, JPU KPK dan Tim penasehat hukum dari kedua tersangka.

“Sedangkan untuk tersangka Aries HB dan Ramlan Suryadi mengikuti sidang dari dalam Rutan Pakjo Palembang. Sebab keduanya kan telah di tahan di Rutan Pakjo dalam rangka proses persidangan,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan persidangan baru dimulai dan berjalan lancar. Wartawan Intens akan terus mengabarkan berita selanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Kamis sore (3/9/2020) JPU KPK telah memindahkan tahanan tersangka Aries HB dan Ramlan Suryadi dari Rutan KPK ke Rutan Pakjo Palembang. Kemudian keesokan harinya, Jumat (4/9/2020) JPU KPK menyerahkan berkas perkara kedua tersangka ke Pengadilan Negeri Tipikor Palembang dalam rangka persiapan persidangan.

Sekedar mengingatkan, dalam perkara ini Ahmad Yani selaku Bupati Muara Enim yang menjabat saat kasus ini terjadi telah divonis Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Palembang dengaan hukuman pidana 5 tahun penjara.

Sedangkan A Elvin MZ Muchtar yang ketika kasus ini terjadi menjabat sebagai Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Muara Enim divonis Hakim 4 tahun penjara. Kemudian, Robi Okta Fahlefi selaku kontraktor yang memberikan uang suap juga telah divonis Hakim dengan hukuman pidana 3 tahun penjara.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More