intens.news
Mitra Informasi

19 Oktober hingga 1 Desember 2020, Warga Pagaralam Dilarang Gelar Hajatan

0 64

Intens.news, PAGARALAM – Terhitung tanggal 19 Oktober mendatang hingga 1 Desember 2020, pelaksanaan hajatan atau persedekahan yang menyebabkan berkumpulnya orang banyak di Kota Pagar Alam sudah tidak diperbolehkan atau dilarang.

Hal ini sesuai dengan surat edaran Walikota Pagaralam nomor: 000/SE/2966/SD.IV/2020 tentang pelaksanaan kegiatan resepsi persedekahan/hajatan/ta’ziah yang merupakan hasil kesepakatan bersama  bersama satuan tugas penanganan Covid-19 Pagar Alam dengan Forkopimda dan unsur organisasi keagamaan Nomor 5/Satgas.Covid/2020.

Walikota Pagar Alam,Alpian Maskoni mengimbau,bagi yang maayarakat yang melaksanakan persedekahan dibawah tanggal 19 tersebut hendaknya tetap memperhatika protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Contohnya menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, tidak bersalaman, memakai masker,mengatur  jarak duduk bagi tamu dan konsumsi untuk tamu undangan diberikan oleh panitia membagikan nasi kotak dengan diawasi oleh satuan Pol-PP dan dinas kesehatan Pagaralam,” jelasnya.

Alpian juga mengatakan, bahkan untuk menghindari adanya hajatan atu persedekahan di masyrakat, pelaksanaan akad nikah pun tidak diperbolehkan dilaksanakan dirumah namun dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) masing-masing kecamatan.

“Ini merujuk pada surat edaran menteri agama tentang pelaksanaan akad nikah di masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dirinya berharap,agar camat dan lurah se Kota Pagar Alam untuk terus mensosialisasikan hal ini ke masyarakat dengan melibatkan RT dan RW dilingkungan masing-masing.

“Karena sesuai dengan perwako yang sudah diterbitkan makan pelanggar protokol kesehatan akan dikenakan sanksi berupa hukuman kerja sosial hingga sanksi denda,” jelasnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More