intens.news
Mitra Informasi

4 Saksi Dihadirkan Kembali Dalam Persidangan Kasus Korupsi 16 Proyek di Muara Enim

0 49

Intens.news, PALEMBANG- Meski Pengadilan Negeri Klas 1 A Khusus Palembang sempat ditutup  selama tiga hari, tidak membuat perjalanan sidang kasus suap 16 proyek pembangunan jalan di Muara Enim  tertunda. Hal tersebut terlihat pagi ini ruang sidang tipikor PN sudah ramai sejak pukul 09.00 WIB, Senin (21/9/2020).

Pantauan Intens.news, ada 11 kuasa hukum dari kedua terdakwa  yakni Ketu DPRD Muara Enim  non aktif) Aries Hb dan Plt  Kepala dinas PUPR Muaraenim Ramlan Suryadi.

Dari 11 kuasa hukum tersebut, terlihat semuanya  menggunakan masker sekaligus face shield serta tetap  menjaga jarak sambil sibuk mempersiapkan berkas persidangan.

” Iya tentu seperti kesepakatan minggu lalu persidangan ini tetap berjalan di ruang persidangan dengan syarat membawa laptop sendiri dengan tujuan untuk menghindari virus COVID-19,” ujar kuasa hukum terdakwa, Muhammad Husni Candra.

Sementara JPU KPK Januar Dwi Nugroho terlihat juga sedang sibuk mempersiapkan berkas dan barang bukti untuk diperlihatkan dalam persidangan. Terlihat juga JPU KPK membawa koper berwarna merah yang berisikan beberapa berkas tebal dari kedua terdakwa.

Saat dikonfirmasi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Januar Dwi Nugroho mnyatakan, hari ini pihaknya membawa 4 saksi  yang dihadirkan di  ruang persidangan.

” Iya jadi sidang saksi hari ini mendengarkan keterangan sanksi. Dan sehari sebelum keberangkatan baik saksi dan pihaknya telah melakukan swab dan hasilnya Alhamdulillah negatif semua,” terangnya.

Dari keempat saksi tersebut  menurutnya, tiga orang dihadirkan diruang persidangan sementara satu orang lainnya berada di Muara Enim karena saksi tersebut sudah berumur.

“Ada saksi Irwansyah tapi karena berumur maka kita memutuskan keterangan saksinya diambil secara teleconference. Sementara untuk menjaga pencegahan virus COVID-19 maka untuk sidang sesi  pertama ini dihadirkan dua orang saksi terlebih dahulu agar lebih kondusif,” terangnya.

Dari keempat saksi tersebut tiga diantranya ialah Jenifer selaku staf keuangan Pt Indo Beton Pelangi, Della Adek kandung Robi Okta Fahlefi (Kontraktor penyuap Bupati Muara Enim), dan Erwinsyah selaku mantan PN S di Dinas PUPR Muara Enim.

Hingga saat berita ini diturunkan persidangan masih belum berjalan. Dan wartawan Intens akan terus mengabarkan kabar selanjutnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More