intens.news
Mitra Informasi

5 Gedung Sekolah dan 3 Rumah Hancur di Hantam Puting Beliung

0 35

Intens.news, BANYUASIN – Sejumlah Sarana pendidikan dan rumah warga yang ada di Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung, Sabtu (5/9/2020) Sore.

Dari pantauan dilapangan, minggu (5/9/2020), Kerusakan berat terjadi di Akademi Komunitas Negeri (AKN) Banyuasin, SMK Unggulan Sedulang Setudung Banyuasin dan SD percontohan, sedangkan SMAN 2 Plus Banyuasin dan MAN 1 Banyuasin serta 3 Unit rumah warga hanya mengalami kerusakan ringan.

Di AKN, Gedung Utama dan Gedung Rusuh Nawah mengalami kerusakan para pada Atap rangka baja dan plapon akibat disapu angin puting beliung. Begitu pula dengan Gedung Lab, Bangunan Kantin semi permanen, Bangunan pembibitan/, kursi dan peralatan belajar dan 2 unit tiang basket patah.

Di SMK Unggulan, Gedung utama juga tak luput disapu angin hingga menyebabkan dua lantai mengalami kerusakan parah pada bagian atap rangka baja dan plapon. Bangunan Kantin dari Kayu beserta isinya rusak berat, Tempat parkir motir mengalami rusak berat pada bagian atap. Kemudian SD percontohan, SMAN 2 Plus Banyuasin dan MAN 1 Banyuasin juga terkena derasnya terjangan angin, hanya saja 3 Sekolah ini hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian atap dan sudah di perbaiki. Begitu juga dengan 3 unit rumah warga di Kelurahan  Kedondong raye Kecamatan Banyuasin III yang mengalami kerusakan ringan sudah di perbaiki.

Rizki (24), Warga Pangkalan Balai menceritakan pada Sore itu memang terjadi mendung hitam dilangit disertai angin kencang. Kemudian terdengar angin bergemuruh yang sangat kuat menghantam, tak lama setelah itu sejumlah bangunan terlihat berhamburan dan pepohonan di jalan bertumbangan.

“Cuaca sore itu memang gelap dan mencekam, angin kencang menggoyangkan sejumlah pohon dipinggir jalan. Kemudian saya mendengar beberapa bangunan rusak dan sebagian pohon ada yang tumbang dipinggir jalan,”jelasnya.

Sementara, Camat Banyuasin III Yuni Khairani saat dikonfirmasi, Minggu (06/09/2020) mengatakan pihaknya saat ini telah melakukan pendataan bangunan apa saja yang rusak dan secepatnya dicari solusi agar peserta didik bisa kembali belajar dengan baik.

Dalam kejadian ini juga, Lanjut Yuni, tidak ada korban jiwa, sementara untuk kerugian materil ditaksir bisa mencapai ratusan juta rupiah. “Segera kami lakukan invetarisasi kerusakan yang terjadi dan kami laporkan kpd bupati banyuasin utk segera diambil kebijakan melalui OPD terkait,”katanya.

Editor: Muhammad Uzair

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More