intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita
KIRI
KANAN

Adanya Dugaan Penutupan Jalan Umum oleh PT RMK, Geradak Minta Gubernur Ambil Tindakan

0 27

Intens.news,PALEMBANG – Terkait adanya dugaan penutupan jalan yang dilakukan oleh perusahaan Rantai Mulia Kencana (RMK) Energi di Jalan Jepang Dusun VII, Sungai Jangkit Desa Tanjung Baru, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim. Puluhan massa yang mengatas namakan Gerakan Rakyat Demokrasi Anti Korupsi (Geradak) meminta Gubernur Sumsel menindakkanjuti hal tersebut.

Koordinator Geradak, Abror Vandozer saat orasi di halaman kantor pemprov Sumsel mengatakan, masyarakat telah melakukan protes kepada perusahan tersebut. Namun tidak ada hasilnya, oleh sebab itu mereka meminta kepada Pemprov Sumsel untuk menindaklanjuti.

Abror menegaskan, pihak perusahaan memberlakukan pelarangan dan memberikan peraturan khusus dengan memperketat masyarakat pengguna jalan dan kendaraan yang melintasi jalan Jepang, itu tidak sesuai dengan undang-undang Nomor 38 tahun 2004 tentang jalan.

“Jalan itu statusnya jalan umum, berati boleh di manfaatkan untuk kepentingan bersama, karena jalan umum tidak boleh di kuasai oleh perusahaan atau perorangan,” tegasnya, rabu (11/9/2019)

Menanggapi aksi tersebut, Karo Perekonomian Sumsel, Afrian Joni menyambut baik aspirasi dari puluhan massa Geradak tersebut, karena bersifat teknis, selanjutnya semua aspirasi akan disampaikannya kepada Sekda Sumsel.

“Saya tidak bisa langsung mengambil keputusan, ini saya tampung dulu dan akan saya kordinasi dengan dinas terkait, intinya kami dari biro perekonomian akan memfasilitasinya,” ungkapnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More