intens.news
Mitra Informasi

Akhir Oktober, Pemkot Palembang Targetkan 70 Persen Masyarakat Sudah Divaksin

0 23

Intens.news, PALEMBANG – Pemerintah kota Palembang melalui Dinas Pendidikan merencanakan hingga akhir Oktober mendatang jika kondisi dalam keadaan baik dan aman, maka proses pembelajaran tatap muka akan dijadikan 2 sesi dengan jam pembelajar yang akan ditambah. 

Hal tersebut diungkapkan, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda saat memelihat pelaksanaan vaksin di SMP Negeri 13, Selasa (12/10/2021).

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda berharap kepada seluruh wali murid khususnya SMP dan juga SD yang mungkin anak-anaknya sudah berusia 12 tahun keatas tanpa harus menunggu vaksinasi dari sekolah secara massal lagi.

“Harusnya wali murid juga untuk berpartisipasi mengantarkan anaknya untuk mendapatkan vaksin sehingga pencapaian-pencapaian atau tanda-tanda kita sekarang kita sudah 50% secara keseluruhan dari 1,2 juta jiwa,” katanya.

Lebih lanjut Fitri menuturkan, target kita sampai dengan sampai akhir Oktober itu harusnya sudah sampai 70% dan sampai  akhir tahun sampai dengan 100%.

“Kesadaran dari seluruh warga masyarakat sangat kita tunggu partisipasinya sangat kita nantikan supaya nantinya pelaksanaan vaksinasi ini betul-betul sesuai dengan  pencapaian kita,” ucapnya.

Fitri mengungkapkan, saat ini Palembang masih zona kuning dan masih level 2. “Jika seluruh vaksinasi ini betul-betul bisa sesuai dengan target harapan kita paling tidak paling tidak ya sampai dengan akhir tahun nanti kita sudah zona hijau. Pada pelaksanaan sudah 100% sehingga kita bisa kehidupannya lebih normal kembali,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Zulinto, mengatakan, jika Oktober kondisi kita baik dan aman, maka sistem pembelajaran dijadikan 2 sesi dengan jumlah jam belajar ditambah 1-3 jam.

“Ini akan kita observasi terlebih dahulu dan kita lihat sampai di bulan November dan sampai akhir Desember tidak ada masalah maka direncanakan penambahan lagi jam belajarnya menjadi 3 hari,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat