intens.news
Mitra Informasi

Akhir Oktober, Pertamina Turunkan Harga Pertalite dari Rp 7.850 menjadi Rp 6.450

0 33

Intens.news, PALEMBANG – Region Manager Communication Relations Sumbagsel PT Pertamina, Dewi Sri Utami, mengatakan, harga bahan bakar minyak pertalite di kota Palembang setara dengan premium mulai Akhir Oktober 2020

“Kami ingin mengajak masyarakat merasakan sensasi pertalite harga premiun,” katanya,  Jumat (9/10/2020).

Pertamina akan menurunkan harga pertalite dari Rp7.850 menjadi Rp6.450 khusus untuk kendaraan roda dua, roda tiga, taksi dan kendaraan plat kuning

“Pelaksanaanya dimulai pada minggu ke empat Oktober 2020 di 39 SPBU, termasuk diantaranya ada 14 SPBU yang menjual premium nantinya akan diganti menjual pertalite seharga premium,” ungkapnya.

Dewi mengatakan, terdapat jalur khusus penjualan pertalite harga konversi (Rp6.450) dan pertalite harga normal (Rp7.850) di 14 SPBU tersebut. “Untuk masyarakat yang mampu pakai pertalite yang biasa saja,” tambahnya.

Menurut dia, Palembang dipilih sebagai pilot program Langit Biru karena kadar polusi di wilayah itu termasuk paling rendah pada 2019, dan tingkat konsumsi bahan bakar rendah emisi (pertile – pertamax) juga cukup tinggi.

“Rencananya konversi harga pertalite ke premium itu akan berlangsung hingga Desember 2020 untuk tahap pertama, sehingga premium tidak dijual di Palembang selama periode tersebut,” terangnya.

Ia menjelaskan, penggunaan bahan bakar pertalite yang lebih berkualitas akan berdampak pada kualitas udara yang semakin baik, tujuan tersebut sejalan dengan komitmen kelestarian lingkungan dari pemerintah Indonesia.

“Kami mengajak masyarakat menggunakan bahan bakar ramah lingkungan sesuai aturan Kemen LHK dan standar Euro 4 dengan minimal RON 91, pemakaian pertalite juga membuat mesin kendaraan lebih awet,” tutupnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More