intens.news
Mitra Informasi

Aksi Tolak UU Omnibus Law, Mahasiswa Ancam Walikota

0 26

Intens.news, PALEMBANG – Aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja kembali digelar oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aksi Aliansi Rakyat Sumsel Melawaan (ARUS Melawan). Kali ini, para mahasiswa aksi di depan kantor Walikota Palembang, Senin (19/10/2020).

Koordinator aksi, Jabbar Kala Lanang mengatakan, aksi ini terus dilakukan sampai UU Omnibus Law dibatalkan oleh pemerintah.

“Karena semenjak 5 Oktober 2020 DPR RI mengesahkan UU Cipta Kerja dan dalam 100 hari kerja Presiden Joko Widodo akan menanda tangani. Makanya di hari ini kita menyuarakan penolakan UU Cipta Kerja ke Walikota Palembang, bukan hanya DPRD saja, namun kita telah menyebar di seluruh Sumsel,” katanya disela aksi.

Dikatakannya, ada dua tuntutan yang akan ia sampaikan kepada pemerintah kota (Pemkot) Palembang, pertama mengajak pemkot Palembang untuk menolak UU Cipta Kerja, kedua menyurati Presiden RI untuk mengeluarkan Peraturan Perundang-undang (Perpu).

“Kami akan menyatakan mosi tidak percaya kepada Walikota, apabila Walikota atau Wakil Walikota Palembang tidak menemui kami ,” tukasnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More