intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita

Alasan Brigadir IP Tembak Terduga Pungli

0 1.892

Intens.news, PALEMBANG – Kasus penembakan yang melibatkan anggota Polri di Simpang Macan Lindungan Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, terus bergulir.

Usai mengakui dirinya sebagai pelaku penembakan terhadap Muhammad Ridwan (35), -terduga pelaku pungutan liar (pungli)-, Brigadir IP kini tengah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polresta Palembang.

Anggota Polri yang bertugas di Polres Ogan Komering Ilir (OKI) itu saat ini sedang diminta keterangan. Karena saat mendatangi Polresta, Brigadir IP juga membuat laporan dirinya sebagai korban pemerasan.

“Oknum tersebut merupakan anggota polisi yang bertugas Polres OKI. Ia menceritakan kronologis kejadian tersebut kepada kita,” kata Kasi Propam Polresta Palembang, AKP Makmun, Selasa (23/7/2019).

Peristiwa penembakan ini sebelumnya terjadi kemarin, di Simpang rambu lalu lintas Macan Lindungan sekitar pukul 11.30 WIB. Ketika itu, Brigadir IP sedang tidak bertugas dan melintas di lokasi kejadian dengan mengendari sebuah truk.

Menurut Makmun, setelah kejadian itu oknum anggota Polri tersebut langsung mendatangi Polresta Palembang. Di sanalah ia menceritakan alasan melakukan penembakan  tersebut.

“Ia bercerita sebagai korban kasus pemerasan. Pada saat membawa kendaraan tiba-tiba dia diperas. Karena merasa terancam dia lalu menembak,” ucapnya.

Dia menjelaskan, jika Brigadir IP mendatangi Polresta Palembang karena merasa sebagai korban. Dan karena adanya indikasi kasus pemerasan tersebut, kata Makmun, maka kasus ini akan berjalan secara bertahap.

“Kasus ini sekarang ditangani oleh Unit Reskrim. Jadi lebih lanjut diproses dahulu sesuai laporannya sebagai korban,” terangnya.

Mengenai senjata api yang digunakan IP, Makmun menegaskan bahwa senjata itu merupakan senjata resmi.

“Brigadir IP merupakan anggota polisi, jadi status senjatanya ya resmi. Nanti akan kita lakukan pendalaman lagi yang dilakukan oleh Propam Polda Sumsel dan Polres OKI,” tuturnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More