intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita

Allahuakbar, Sisihkan Uang Honor, Marbot Masjid di Kayuagung Mampu Berkuban Sapi

0 197

Intens.news, OKI – Meski dirinya bekerja hanya sebagai Marbot Masjid, namun dengan niat ikhlas dan kerja kerasnya, ia mampu berkurban seekor sapi. Bahkan, sejak tahun lalu ia rutin berkurban.

Awalnya Rahman tidak ingin menceritakan lebih banyak tentang ini. Ia mengatakan, keikhlasan dirinya berkurban tidak perlu diketahui orang banyak, ia khawatir malah menimbulkan Riya’ saja.

Keraguan Rahman sedikit mencair disaat ia diyakinkan bahwa kisah dirinya dapat menginspirasi banyak orang untuk berkurban.

Bapak 3 orang anak ini mengaku senang dengan pekerjaannya sebagai Marbot di Masjid Sholihin Kayuagung. Baginya, pekerjaan tersebut telah membiasakan dirinya tepat waktu melaksanakan sholat lima waktu berjamaah. “Saya mencari berkah. Selain itu, disini bisa bantu bersih-bersih. Inilah ladang amal bagi saya,” ungkapnya

Rahman bertugas setiap hari dan malam. Waktu bekerjanya 5 waktu sesuai dengan jadwal Sholat. Disela waktu tidak bekerja di masjid, dari Pukul 07.00 hingga Pukul 11.00 WIB Rahman terlihat di pangkalan ojek menunggu penumpang. Dari penghasilan tambahan ngojek inilah, ia mencukupi kebutuhan sekolah kedua anak dan istrinya. “Ngojeknya hanya sebentar, karena harus urus masjid,” katanya.

Berapapun hasilnya, dirinya selalu bersyukur atas rejeki yang diterimanya. Dengan penghasilannya inilah ia dapat menyisihkan untuk beli sapi kurban dengan cara arisan kurban di masjid. Niatan baik Rahman untuk berkurban juga didukung keluarganya.

“Tiap bulannya, honor marbot dipotong sebesar 300 Ribu untuk arisan kurban. Sisanya dibawa pulang,” terangnya.

Honor yang tidak seberapa bukan halangan bagi Rahman untuk berkuban. Ia percaya Allah selalu adil dalam melimpahkan rejeki. Dirinya juga menyakini, hanya amal dan anak mendoakan orangtua yang dibawa meninggalkan dunia ini.

“Yang tersisa dari di dunia ini hanya amal kebaikan dan  anak yang mendoakan orang tua selain itu semua kita tinggalkan. Begitu juga, penghasilan. Gaji itu hitungan kita manusia, tapi rezeki Allah yang memberi pasti dicukupkan,” ucapnya.

Ketua Masjid Agung Sholihin Kayuagung, Antonius Leonardo mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan kepada jema’ah dan warga sekitar untuk berkurban melalui arisan kurban.

“Kalau dibeli langsung, biayanya tidak sedikit. Dengan dicicil dari awal, berkurban akan terasa  ringan,” ajaknya.

Menurut Anton, pengorbanan Rahman dapat dijadikan motivasi bagi orang lain yang jauh lebih mampu untuk berkurban.

“Terkadang, tiap bulan mampu kredit kendaraan hingga juta’an, tapi untuk berkurban, justru banyak yang enggan” tandasnya

Editor: Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More