intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita

Anggaran Dana BOS Naik, Porsi Pembayaran Guru Honorer Diperbesar Jadi 50 Persen

0 3.571

Intens.news, PALEMBANG – Porsi untuk anggaran dana pembiayaan atau pembayaran guru honor yang melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan diperbesar lagi porsinya menjadi 50 persen. Hal ini seiring sejalan dengan sikap pemerintah yang menambah anggaran BOS tahun 2020 ini.

Kabid SMP Disdik Kota Palembang, Herman Wijaya, mengatakan, berdasarkan hasil rakor di Jakarta pada 28 Januari lalu, bahwa bakal ada perubahan juklas dan juknis dana BOS ditahun 2020.

“Berdasarkan hasil rakor beberapa waktu lalu, Mendikbud akan melakukan perubahan terkait dana BOS ditahun 2020 ini,” kata Herman saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (03/02/2020).

Terutama untuk anggaran dana pembiayaan atau pembayaran guru honor melalui dana BOS akan diperbesar lagi porsinya.

“Dana untuk pembayaran guru honor akan diperbesar menjadi 50 persen alokasinya dari dana BOS. Selama ini hanya 15 persen untuk sekolah negeri dan 13 persen untuk sekolah swasta. Kedepan berdasarkan wacana dari kementrian akan disamakan 50 persen porsinya dari dana BOS,” jelasnya.

Sehingga, kata dia, akan ada keluasaan untuk pembayaran guru honor, sehingga tidak lagi menunggak atau pun kepala sekolah harua nombok terlebih dahulu.

“Selama inikan kendalanya karena porsinya kecil, jadi banyak yang kekurangan. Jadi porsinya tetap diperbesar sehingga pembayaran guru honor ini tidak lagi terkendala,” imbuhnya.

Herman menyebutkan, untuk peruntukan lainnya seperti pembelian alat-alat sarana dan prasarana, rehab, dan lain sebagainya, tidak diatur secara persentase melainkan digunakan sesuai kebutuhan. “Misal sekolah butuh lima komputer silakan beli tapi sesuai kebutuhan,” sebutnya.

Herman mengatakan, wacana ini akan diberlakukan tahun 2020 sesuai dengan intruksi atau kebijakan pemerintah pusat. “Kita belum tahu kapan pastinya sesuai rakor kemarin ini akan diberlakukan pada tahun ini, kita tunggu saja,” katanya.

Ia berharap dengan adanya perubahan ini dapat lebih efisien dan lebih baik lagi. “Tentu kita sangat mendukung dan hal ini sangat baik sehingga pembayaran gaji honor dapat berjalan lancar,” ungkapnya

Namun, kata dia untuk pengawasan dan laporan akan tetap dipantau. “Nantinya juga dana ini akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing sekolah dari pusat tidak lagi melalui pemerintah daerah. Begitu juga pengawasannya dan laporan setiap sekolah juga melalui online  e-laporan, kita hanya menerima tembusannya saja,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SDN 150 Palembang Natalinda mengatakan, adanya kenaikkan Dana BOS mudah-mudahan pembayaran gaji guru honor setiap tiga bulan sekali tidak terhambat lagi.

“Jka nanti pemerintah benar-benar menaikkan unit cost dana BOS sekaligus porsi gaji guru honorer ini, saya sangat berterima kasih, ini menjadi penyemangat guru honor untuk mencerdakan anak bangsa, karena mereka berharap dari honor yang tidak seberapa tersebut menjadi motivasi untuk mereka,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More