intens.news
Mitra Informasi

Angka Kematian Kasus COVID-19 di Sumsel Tembus 5,5 Persen

0 36

Intens.news, PALEMBANG – Selama empat bulan terakhir, kasus kematian akibat virus corona atau Covid-19 di Sumsel terus bertambah. Tercatat, Sabtu (22/8/2020), jumlah kasus meninggal sebanyak 226 orang atau tembus 5,5 persen.

Jumlah total kasus meninggal itu setelah adanya penambahan tujuh orang kasus baru yang berasal dari Palembang 2 orang, Ogan Ilir 1 orang, Musi Rawas 1 orang, Lahat 2 orang, dan Prabumulih 1 orang.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumsel, kasus angka kematian pada bulan Mei sebanyak 34 kasus, Juni 90 kasus, Juli162 kasus dan Agustus 226 kasus. Data itu membuat angka kematian di Bumi Sriwijaya melebihi rata-rata angka nasional, yakni 4,3 persen.

“Selama empat bulan ini angka kematian Sumsel meningkat secara signifikan, yakni berada di angka 5,5 persen, dibanding kemarin 4,5 persen. Tapi dibanding provinsi lain Sumsel berada di peringkat ke delapan,” ungkap Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel, Yusri.

Yusri menjelaskan, kenaikan kasus meninggal itu disebabkan oleh pasien positif terlambat untuk melakukan pengobatan. Sedangkan untuk rata-rata kasus meninggal itu merupakan memiliki penyakit penyerta dan lanjut usia.

“Rata-rata yang meninggal mempunyai penyakit penyerta, seperti diabetes dan hipertensi,” jelasnya.

Lebih lanjut Yusri mengungkapkan, selain kasus kematian, untuk jumlah total kasus pasien positif baru mencapai 4.091 orang. Jumlah itu setelah terkonfirmasi adanya penambahan 54 kasus baru, sedangkan untuk kasus aktif 1.063 orang.

“Rinciannya dari kota Palembang 22 orang, Banyuasin 4 orang Lahat 9 orang, OKI 1 orang, Musi Banyuasin 1 orang, Ogan Ilir 1 orang, Muara Enim 1 orang, Musi Rawas 1 orang, Lubuk Linggau 7 orang, Prabumulih 5 orang, Pagaralam 1 orang, dan luar wilayah 1 orang,” ungkapnya.

Sedangkan untuk total kasus sembuh sebanyak 2.802 orang, setelah terkonfirmasi bertambah 58 orang. Jika di presentase tingkat kasus sembuh di Sumsel mencapai 68,5 persen.

“Dari Palembang 31 orang, Banyuasin 6 orang, Lubuk Linggau 13 orang, Prabumulih 1 orang, Pagaralam 1 orang, dan Muara Enim 6 orang,” jelas Yusri.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More