intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita

Aparat Kembali Amankan Terduga Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

0 52

Intens.news, Muara Enim – Penindakkan tegas terkait pembakaran hutan dan lahan maupun kebun oleh oknum tidak bertanggung jawab terus dilakukan oleh Polres Muara Enim.

Dimana, kelang beberapa hari Satreskrim Polres Muara Enim berhasil menangkap pelaku pembakar lahan di Desa Purun, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, seluas 1 hektar lebih. Kini giliran jajaran Polsek Gelumbang Polres Muara Enim mengamankan salah satu diduga pelaku pembakar lahan seluas 3/4 hektar.

Pelaku yang ditangkap bernama Hermin Bin Usman (57) warga Desa Alai Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan (Sumsel).

Pelaku pun terjerat dalam pasal Pasal 108 Jo, Pasal 69 Ayat (1) Huruf H UU RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang PPLH dan atau Pasal 108 UU RI Nomor 39 Tahun 2014 tentang perkebunan dan atau Pasal 187 KUHP.

Kapolsek Gelumbang AKP Priyanto didampingi Kasubag Humas Polres Muara Enim, Ipda M Yarmi menjelaskan kronologis kejadian, bermula berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang tengah membuka lahan dengan cara membakar yang menimbulkan asap pekat, serta menimbulkan keresahan masyarakat.

“Kemudian kita perintahkan Kanit Reskrim Ipda Nasron Junaidi dan anggota menuju lokasi. Setiba dilokasi ternyata pelaku berada di kebun tersebut, dan tengah membukan lahan dengan cara membakar lahan,” ujarnya, Jum’at (18/10/19).

Kemudian aparat langsung menangkap pelaku dan digelandang ke Polsek Gelumbang. Dari tangan pelaku, ditemukan barang bukti korek api gas, 3 batang kayu bekas pembakaran, dan 1 buah parang.

Sementara pelaku Hermin mengakui, jika dirinya membuka lahan dengan cara membakar untuk menanam karet.

“Saya mengakui pak, saat bakar lahan pakai korek gas, lahan itu rencananya akan saya buka menanam karet seluas 3/4 hektar,” ungkanyap saat diintrograsi penyidik Polsek Gelumbang Polres Muara Enim.

Editor : Rian

 

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More