intens.news
Mitra Informasi

APBD Palembang Alami Penurunan

0 5

Intens.newsPALEMBANG – Kota Palembang masih berstatus zona kuning dan jumlah warga terpapar virus COVID-19 berkurang, dimana berdampak pula pada PAD Pemerintah Kota (Pemkot) mengalami penurunan di APBD Perubahan

“Kita melihat PAD di Kota Palembang ini tahun 2021 mengalami penurunan hingga mencapai 1,56 persen,” kata Walikota Palembang H Harnojoyo, Senin(13/09/2021) saat menyampaikan Jawaban Walikota saat sidang Paripurna.

Dikatakannya, sebelumnya PAD di Kota Palembang ini mencapai 4,17 Triliun pada APBD, pada APBD perubahan hanya mencapai 4,10 Triliun, artinya PAD mengalami penurunan mencapai 1,56 persen.

“Penerimaan PAD di peroleh retribusi hasil pajak pengegelolaah kekayaan hasil daerah sebesar Rp1,39 Triliun turun dari APBD induk, transfer dari pusat antar daerah Rp 2,26 Triliun, bantuan keuangan provinsi 2,17 Triliun bertambah 2,8 Miliar. Sesangkan lainnya dari hibah 4,4 Miliar dan dari APBD sendiri,” jelas dia.

Lanjutnya, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) untuk membuat tim tersendiri, supaya PAD di Kota Palembang meningkat kembali dari sembilan pajak yang dikelola oleh BPPD.

“Kita target akhir Desember, PAD di Kota Palembang akan meningkat kembali,” terangnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More