intens.news
Mitra Informasi

APSI Gelar Sosialisasi DPA di SMKN 5 Palembang

0 106

Intens.news, PALEMBANG – Di bawah naungan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Sumsel, Asosiasi Psikologi Sekolah (APSI) bekerjasama dengan Kemendikbud melakukan kegiatan Sosialisasi Dukungan Psikologi Awal (DPA), dalam rangka memperingati hari kesehatan sedunia.

Dalam sosialisai yang dilakukan kepada siswa kelas X, XI dan XII  di SMK Negeri 5 Palembang ini, Vera Bekti selaku narasumber dari APSI dan juga Pskikologi Pendidikan dihadapan kurang lebih 1.200 orang siswa menyampaikan bahwa, kegiatan ini sebagai tindakan preventif untuk mencegah terjadinya dekadensi moral pada siswa.

“Diharapkan, DPA ini akan menumbuhkan jiwa dan karakter positif siswa sebagai peserta didik yang bermuara pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di masa yang akan datang,” katanya, senin (21/10/2019)

Selain itu dikatakan Vera, Program Dukungan Psikologi Awal bagi anak dan remaja di jenjang pendidikan penting untuk diterapkan. Ditengah rendahnya rasa peduli dan empati diantara para peserta didik saat ini, ditambah dengan berbagai permasalahan baru di era digital seperti cycberbulying, hoax, ujaran kebencian membuat proses perkembangan psikososial anak menjadi lebih rentan untuk mengalami hambatan.

“Disinilah pentingnya untuk menanamkan konsep dasar DPA kepada seluruh warga sekolah, agar seluruh warga sekolah baik itu Kepala Sekolah, guru, staff dan para peserta didik dapat membantu memberikan dukungan psikologi kepada mereka yang membutuhkan,” tuturnya.

Sementara dalam materi sosialisasinya, Vera mengatakan, apabila dalam keseharian siswa ada yang mengalami permasalahan, maka langkah-langkah yang dapat dilakukan yakni Kenali dan berikan perhatian, dalam artian bahwa anda sebagai teman harus mengetahui apa duduk persoalan yang sebenarnya dari permasalahan yang teman anda alami.

“Dengarkan; anda sebagai teman yang akan membantu harus menjadi pendengar yang baik apabila teman yang mengalami permasalahan tersebut bercerita (curhat) kepada anda; kemudian menghubungkan; setelah anda mengetahui secara pasti permasalahan teman anda tersebut, maka langkah selanjutnya adalah “menghubungkan”, dimana anda sebagai teman diharapkan mampu menghubungkan antara teman anda yang bermasalah dengan orang-orang yang dianggap mampu membantu menyelesaikan permasalahan teman anda tersebut, diantaranya dengan Orang tua, Guru maupun keluarga terdekat dari teman anda yang bermasalah tersebut,” paparnya.

Disamping itu, Zulfikri selaku Kepala SMK Negeri 5 Palembang sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan.

“Kegiatan ini sangat baik utamanya untuk mengetahui secara dini perkembangan tiap siswa, sehingga kita selaku pendidik dapat mempersiapkan langkah-langkah pencegahan jika ada diantara siswa yang memiliki potensi menyimpang dan dapat merusak baik pada diri pribadi siswa, maupun tatanan lingkungan sekolah dan masyarakat umum,” tukasnya

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More