intens.news
Mitra Informasi

Atasi Kekurangan Guru, Sekolah Karyakan Guru Pensiun yang Masih Enerjik

0 50

Intens.news, PALEMBANG – Guna mengatasi kekurangi tenaga pengajar di tingkat SD maupun SMP, sekolah bisa memberdayakan kembali guru yang sudah pensiun. Dengan catatan, guru tersebut masih mempunyai kemampuan dan sehat secara jasmani maupun rohani.

“Jangan dipaksakan bagi guru yang yang sudah pensiun dan sakit-sakitan untuk menjadi tenaga pendidik. Jika guru yang sudah pensiun itu masih sehat, kuat dan enerjik, itu yang kita karyakan dalam rangka mengatasi kekurangan guru,” kata Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Ahmad Zulinto, Kamis (2/7/2020).

Sambung Zulinto, guru yang akan dikaryakan lagi harus linier, tertuang dalam peraturan Mendikbud Nomor 46 Tahun 2016 tentang penataan linieritas guru bersertifikat. Peraturan ini berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia, khususnya Palembang.

“Guru SD yang boleh mengajar itu tamatan kuliah S1 PGSD jika tersedia bisa juga S1 mata pelajaran yang ampunya di sekolah tempat mereka pengajar misalnya, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, itu boleh,” jelasnya.

Mengenai Surat Keputusan (SK), lanjut Zulinto, cukup dari kepala sekolah masing-masing sekolah dan mereka sudah ada Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) nanti operator di sekolah bisa meneruskan ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) bahwa mereka dikaryakan.

“Menganai gaji mereka bisa dibayarkan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” jelasnya.

Sementara itu, Rohana guru wali kelas VI SD N 30 mengatakan, di bulan April 2021 dirinya memasuki masa pensiun. Adanya kebijakan dari Kepala Disdik Kota Palembang untuk mengkaryakan guru yang sudah pensiun diirinya sangat mengapresiasi, karena ini salah satu cara mengatasi kekurangan guru.

“Kalau saya pensiun nanti dan masih untuk dikaryakan kembali, ya insya Allah saya siao mengajar lagi,” ujarnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More