intens.news
Mitra Informasi

Bandar Arisan Online Tipu Member Ratusan Juta, Korbannya dari Berbagai Provinsi

0 42

Intens.news, PALEMBANG – Unit 2 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, berhasil menangkap Citra Silvana (30), pelaku penipuan arisan online bernilai ratusan juta rupiah.

Citra diamankan petugas di kediamannya di kota Medan, Sumatera Utara, atas dasar laporan dua korban asal Palembang, Budi Hidayat dan Susan. Keduanya mengalami kerugian hingga ratusan juta akibat penipuan yang dilakukan Citra.

Ternyata korban dari pelaku bukan hanya warga Palembang. Setelah dilakukan pemeriksaan dan dilihat dari data, ternyata ada laporan kepolisian yang juga melaporkan pelaku. Selain di Polda Sumsel, ada pula laporan lain di Polda Sumut dan Polda Metro Jaya.

Kronologi penipuan tersebut, yakni pelaku mengajak arisan melalui grup Whatsapp (WA). Pelaku selaku owner arisan selalu mendapatkan keuntungan, yaitu mendapatkan urutan pertama di setiap kloter, kurang lebih 15 kloter.

Setelah pelaku atau owner menarik arisan diurutan pertama, pelaku tidak membayar arisan lagi di bulan-bulan selanjutnya selama arisan berlangsung. Sedangkan bagi member yang berhenti tidak membayar uangnya tepat waktu, dinyatakan hangus dan uangnya tidak dikembalikan oleh owner.

Pada saat ada member yang sudah menarik arisan sesuai tanggalnya, namun uang tersebut ditahan oleh pelaku dengan berbagai alasan. “Saya menjadi owner arisan sejak tahun 2019, awalnya lancar-lancar saja tapi karena ada member yang tidak membayar, arisan terpaksa terhenti,” ujar Citra.

Diketahui, berdasarkan keterangan dari kepolisian Polda Sumsel, ada lagi saksi dari Pekanbaru yang juga mengalami kerugian senilai Rp50 juta. Berdasarkan laporan korban yang terdiri dari berbagai Polda, bisa disimpulkan ini merupakan penipuan antar Provinsi.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan, untuk sementara ini dua orang korban dari Sumsel. “Selama perjalanan arisan yang diolah pelaku ini, korban rata-rata tertarik karena keuntungan yang ditawarkan pelaku,” tutur Suryadi.

“Tersangka dikenakan pasal 372 KUHP Jo 378, Jo 379 A KUHP, terkait penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman pidana lima tahun penjara,” Supriadi menambahkan.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More