intens.news
Mitra Informasi

Besok, ASN Pemprov Sumsel Kerja Dari Rumah

0 60

Intens.news,PALEMBANG – Mulai besok Kamis (26/03/2020) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel melakukan kerja dari rumah atau work from home.

Hal tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 19 tahun 2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19.

Sehingga Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengeluarkan surat edaran nomor 1061/BKD.I/2020 tentang sistem kerja ASN sebagai berikut,  pertama, bahwa untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran serta mengurangi resiko Covid-19 di lingkungan Pemprov Sumsel, maka pelaksanaan tugas kedinasan  ASN dapat dilaksanakan di rumah/tempat tinggalnya (work from home) sesuai dengan pembagian jadwal/pengaturan sistem kerja pegawai yang diatur Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengenai siapa siapa petugas yang menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah/tempat tinggalnya dan siapa pegawai yang tetap melaksanakan tugasnya di kantor.

Kedua, dalam surat edaran itu juga dijelaskan bahwa terhadap ASN yang melaksanakan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah, atau tempat tinggalnya (work from home) tetap diberikan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) sesuai ketentuan berlaku.

“Pelaksanaan tugas kedinasan di tempat tinggal sebagaimana sebagaimana dimaksud  efektif dilakukan mulai Kamis tanggal 26 Maret 2020 sampai dengan hari Rabu tanggal 8 April 2020. Selanjutnya akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan,” jelas Gubernur dalam surat edarannya.

Tak hanya mengatur soal siatem kerja kedinasan, surat edaran itu juga mengatur soal penyelenggaraan kegiatan dan perjalanan dinas. Seperti untuk penyelenggaraan tatap muka yang menghadirkan banyak peserta agar ditunda atau dibatalkan.

“Serta penyelenggaraan rapat-rapat agar dilakukan sangat selektif sesuai tingkat prioritas dan urgensi yang hatus diselesaikan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi atau melalui media elektronik yang tersedia,” kata Deru.

Termasuk juga tentang kegiatan apel-apel gabungan, dan senam pagi atau senam bersama.pada hari Jumat ditiadakan. Demikian halnya untuk perjalanan dinas dalam negeri agar dapat dilakukan dengan selektif dan sesuai tingkat prioritas dan urgensi yang harus dilaksanakan.

“Melakukan penundaan perjalanan dinas ke luar negeri. Dan untuk ASN yang telah melakukan perjalanan ke negara yang terjangkit Covid-19 atau yang pernah berinteraksi dengan penderita teekonfirmasi Covid-19 agar segera menghubungi Sumatera Selatan Tanggap Covid-19 melalui nomor telepon 081365043311 dan beberapa nomor lainnya,” tambah Deru.

Yang tak kalah penting, kata Gubernur, untuk Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Sumsel juga diwajibkan untuk melakukan beberapa hal. Diantaranya memastikan pada setiap harinya yang bekerja menjalankan tugas di kantor terdiri atas minimal 2 level pejabat struktur tertinggi dan pegawai yang ditugaskan sesuai dengan pembagian jadwal yang ditetapkan masing-masing Kepala Perangkat Daerah.

Dengan mempertimbangkan beberapa hal seperti jenis pekerjaan yang dilakukan pegawai serta memperhatikan peta sebaran Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Dan Kepala Perangkat Daerah harus dapat memastikan bahwa pengaturan sistem.kerja tersebut tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat tidak terabaikan. Upaya ini dilakukan sebagai langkah meminimalisir sekaligus mencegah penyebaran wabah Corona Virus Disease (Covid-19) di Sumsel,” tandasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More