intens.news
Mitra Informasi

Besok Penyuntikan Vaksin Sinovac Dimulai

0 54

Intens.news, PALEMBANG – Sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah, untuk penyuntikan Vaksin Sinovac di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan dimulai Kamis besok 14 Januari 2021 di Puskesmas Gandus, dan orang pertama yang akan di suntik vaksin Gubernur Sumsel, Herman Deru.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini, mengatakan, setelah mendapat izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari badan obat dan makanan (BPOM) dan fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah keluar, sehingga pelaksanaan vaksinasi untuk di Bumi Sriwijaya telah dapat dilakukan besok.

“Vaksinasi perdana di Palembang rencana di Gandus tanggal 14 Januari. Gubernur Sumsel pertama yang akan di vaksin. Beliau sudah mengatakan itu dan komit. Semoga diberikan kelancaran,” ujarnya, Rabu (13/1/2021).

Lesty menambahkan, sebanyak 30 ribu dosis vaksin Sinovac akan didistribusikan ke empat kabupaten dan kota di Sumsel. Namun, atas instruksi pemerintah pusat vaksinasi dilakukan di dua daerah, yakni Palembang dan Ogan Komering Ilir.

“Pusat menginstruksikan didistribusikan ke daerah yang terdekat terlebih dahulu. Maka untuk Palembang didistribusikan 23.600 dosis dan untuk OKI 6.400 dosis,” katanya.

Pelaksanaan vaksinasi di Sumsel akan dilakukan oleh 2.550 tenaga kesehatan khusus (vaksinator). Saat ini vaksinator tengah mengikuti pelatihan secara daring dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto. Pelatihan dibagi lima gelombang dan ditargetkan selesai pada 27 Januari 2021.

“Vaksinator sedang dilatih sehingga pemberian distribusi vaksin juga disesuaikan tentunya dengan pelatihan vaksinator. Kalau vaksinator belum dilatih tentu tidak bisa melakukan vaksinasi,” jelas Lesty.

Diketahui, Vaksinasi diawali dengan pemberian vaksin kepada Presiden RI pada 13 Januari 2021. Selanjutnya diikuti pemberian vaksin kepada para kepala daerah mulai dari para gubernur serta bupati/walikota termasuk para tenaga kesehatan.

Dan kewajiban vaksinasi tersebut berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular. Undang Undang tersebut bertujuan untuk mewujudkan tingkat kesehatan yang setinggi-tingginya bagi rakyat Indonesia yang merupakan salah satu bagian dari tujuan pembangunan nasional.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More