intens.news
Mitra Informasi

Biasakan Pakai Masker Seperti Menggunakan Helm saat Berkedara, Alpian : Jika tidak, Rasanya Belum Lengkap

0 24

Intens.news, PAGARALAM – Walikota sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pagar Alam, Alpian Maskoni mengaku merasa bersyukur memiliki tim di Pagar Alam yang sangat perhatian. Sehingga perihal A sampai Z mengenai Covid-19 diberitahukam secara lengkap.

“Tetap ada sisi positif dan negatifnya, sisi positifnya bisa membuat masyarakat takut akan Covid-19. Sedangkan sisi negatifnya membuat kita selalu waspada, karena virus corona ini suatu hal yang sangat serius dan sesuatu yang membuat kita menakutkan,” ucap Alpian kepada intens.news (15/9/20).

Alpian mengatakan, yang membuat dia mencoba untuk memahami, bagaimana virus itu bisa dicegah, untuk tidak masuk ke dalam tubuh, sebab perantara dari virus ini adalah tangan, sedangan untuk pintu masuknya adalah tangan, mulut, hidung dan mata.

“Kalau tangan kita tidak menyentuh pintu masuk virus ini, Insha Allah kita aman, akan tetapi menurut kesehatan dalam sehari, ada beberapa kali kita menyentuh pintu masuk ini, makanya ada yang memakai face shield, ada yang makai masker, untuk mencegah masuknya virus ini ke dalam tubuh,” jelasnya.

Dirinya mengatakan, tangan menjadi salahsatu pintu masuk virus Covid-19, hal inilah yang menjadikan dirinya untuk sementara waktu ini, yang kurang lebih sudah 3 bulan ini, tidak melakukan berjabat tangan. Kendati di perasaan ada sesuatu yang hilang, selama ini membudaya dan juga melekat di tengah masyarakat.

“Masyarakat sekarang sudah cukup abai dalam menggunakan masker. Makanya, untuk menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat, bukan suatu perkara mudah. Apalagi berurusan dengan prilaku hidup bersih dan sehat,” serunya.

Ke depan, pihaknya akan terus menggalakkan lagi sosialisasi, dengan mengikuti anjuran dari pemerintah pusat, melalui cara menyampaikan penggunaan masker, serta penyemprotan cairan disinfektan di tempat-tempat umum apalagi dengan sudah terbentunya peraturan walikota (Perwako) prihal penerapan disiplin protokol kesehatan.

“Kita akan menggugah lagi masyarakat, bahwa Covid-19 itu masih ada, corona itu rill tidak mengenal tingkatan. Mari kita membentengi diri masing-masing, dengan memulai dari diri kita Insha Allah Pagaralam aman, sehingga masker itu menjadi kebiasaan, seperti halnya kita mengendarai motor, kalau tidak pakai helm belum lengkap, begitu pula bila keluar rumah, tidak menggunakan masker rasanya belum lengkap, semboyan inilah yang harus kita gaungkan,” pungkasnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More