intens.news
Mitra Informasi

Bukan Kelinci Percobaan

0 40

Kabar mengenai vaksin virus Covid-19 yang akan segera di distribusikan ke masyarakat, hingga kini masih menjadi pro dan kontra. Banyak yang berharap, obat tersebut akan menjadi penawar dari inveksi mematikan dari virus yang menyerang manusia tanpa pandang umur itu. Namun, sebagian lainnya pesimis, sebab badan kesehatan dunia yaitu WHO tidak merekomendasikan untuk digunakan secara massal, karena belum ada jaminan atas hal tersebut.

Ditengah panasnya pemberitaan Habib Rizieq yang ditangkap polisi, dan gugurnya enam orang pengawal Habib Rizieq yang hingga kini menjadi konsumsi masyarakat yang kian ambigu. Dalam waktu dekat, vaksin virus corona akan segera tiba di Indonesia. Dan kemungkinan pertengahan tahun 2021, masyarakat Indonesia akan secara massal mendapat suntikan vaksin virus tersebut.

Harus kita pahami, Vaksin adalah obat antigenik yang dapat disuntikkan ke tubuh manusia hingga dapat kebal terhadap suatu penyakit. Sedangkan Vaksinasi atau biasa di sebut imunisasi adalah penyuntikan yang dilakukan terhadap manusia hingga kebal terhadap suatu penyakit. Dua kata ini akan sering di gunakan oleh media massa dalam waktu dekat. Bagi yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, imunisasi atau vaksinasi bukan hal baru. Namun, bagi masyarakat awam dua kata ini terasa asing dan cukup sulit di ucapkan. Padahal, intinya vaksin dan vaksinasi covid-19 adalah suntikan yang diberikan pada manusia agar lebih kebal terhadap virus corona.

Dunia saat ini sedang bersyukur sambil berharap-harap cemas, karena vaksin covid-19 ini masih dalam penelitian tingkat lanjut, dan belum tentu efektif digunakan oleh sebagian manusia. Seperti di Cina, negara tersebut telah mengumumkan keberhasilannya menemukan vaksin dan segera menyuntikkannya ke warganya. Demikian juga Amerika Serikat, dalam waktu dekat seluruh warganya akan mendapat suntikan kekebalan. Nah, Indonesia juga segera menerima serum tersebut. Rencananya akan segera di distribusikan ke seluruh Provinsi, Kabupaten/kota, bahkan desa-desa di seluruh wilayah Indonesia. Namun, belum ada kepastian apakah serum tersebut cukup efektif memberi kekebalan kepada manusia di Indonesia.

Tidak ada maksud memprovokasi, namun sikap apatis pasti akan di rasakan oleh masyarakat secara luas. Rasa takut terhadap covid-19 yang semakin menyebar dan membinasakan mereka yang terinveksi, bahkan perkembangannya seakan terus meluas. Belum lagi muncul berbagai informasi yang semakin menyesatkan di media sosial, mengenai berbagai asumsi dan dugaan tentang virus yang katanya adalah senjata untuk mengurangi populasi dunia.

Kabar menariknya, beberapa orang kepala daerah secara politis menyatakan siap menjadi orang pertama yang akan menyuntikkan vaksin tersebut ketubuhnya. Meski hal itu dianggap pernyataan politik, namun masyarakat secara sadar memahami bahwa vaksin tersebut mungkin benar-benar akan memberi kekebalan pada tubuh manusia. Bagi para ahli kesehatan, vaksin ini mungkin menjadi titik terang untuk mengatasi sebaran virus Covid-19. Dan juga sedikit memberi rasa aman bagi para petugas medis, saat mereka bertugas membantu masyarakat yang tertular covid-19.

Tapi apakah vaksin ini benar-benar sudah aman untuk di gunakan di tubuh manusia hingga bisa kebal pada penyakit corona? Mungkinkah akan muncul varian baru covid-19 yang lebih kuat dan tahan pada antivirus tersebut? semua orang tidak bisa menjamin hal itu terjadi. Namun lebih pada upaya serius dalam rangka menghadang penyebaran covid-19 agar tidak menular dan menyebar di masyarakat.

Mungkin ada sebagian kita akan berasumsi, mungkinkah vaksin ini sedang di uji coba pada manusia? Apakah kita semua masuk sebagai kelinci percobaan? Janganlah terlalu berfikir negatif. Sebab segala apa yang di usahakan dengan niat yang baik dan tulus, akan mendapatkan hasil yang baik pula. Selaku warga negara, masyarakat akan patuh pada para pemimpinnya. Resiko baik dan buruk akan di tanggung oleh para pemimpin yang akan di pertanggungjawabkan baik saat hidup ataupun setelah matinya. Semoga bala dan bencana keluar dari bumi Indonesia. Aamiinn. (****)

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More