intens.news
Mitra Informasi

Bupati OKI Ingatkan, Deklarasi Pilkades Damai Bukan Hanya Slogan

0 198

Intens.news, OKI – Jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak kurang dari dua pekan mendatang, 289 calon kepala desa (Cakades) berikrar dalam Deklarasi Pilkades Damai di GOR Perahu Kajang Kayuagung, Jum’at, (8/11/2019).

Dihadapan Bupati OKI beserta Wakil Bupati didampingi sejumlah Kepala OPD dan Forkompimda, selain melaksanakan pilkades damai, dalam deklarasi yang dibacakan salah satu perwakilan cakades juga menyatakan kesiapan untuk menerima apapun hasil pilkades pada tanggal 19 November mendatang.

“Kami siap menang, siap kalah dalam menerima hasil pilkades dengan lapang dada. Kami juga calon kepala desa siap menjaga kondusifitas,” ucapnya tegas.

Menanggapi deklarasi tersebut, Bupati OKI Iskandar menegaskan kembali bahwa, ikrar tersebut harus diwujudkan.  Iskandar mengatakan, sebagai calon pemimpin desa, diharapkan dapat bersikap dewasa dengan menahan diri untuk terlibat dalam konflik selama berlangsungnya pilkades.

“Menang dan kalah itu tergantung ikhtiar dan takdir namun yang terpenting adalah kita mengikuti setiap tahapan dan proses pilkades serentak ini dengan baik agar terpilih pemimpin terbaik untuk desa,” katanya

Selain cakades, Politisi senior PAN ini juga memerintahkan kepada unsur yang terkait, mulai dari panitia pemilihan, OPD, hingga Camat untuk menjaga netralitas.

“Kita sama-sama pastikan pilkades serentak tahun ini berjalan dengan baik. Panitia harus menjaga asas jujur dan adil juga kepada camat dan OPD untuk melakukan pendampingan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakapolres OKI, Kompol Janton Silaban mengungkap, jajaran kepolisian beserta TNI memastikan pelaksanaan pilkades serentak di 102 desa akan berjalan tertib dan aman.

Janton mengatakan, pihaknya akan menurunkan personel gabungan untuk mengamankan jalannya pilkades tersebut.

“Saya imbau untuk menjaga situasi kondusif. Jangan terpancing dengan hal-hal provokatif,” harapnya.

Dandim 0402 OKI, Letkol. Inf. Riyandi berpesan kepada para calon kepala desa untuk meluruskan niat dalam pencalonan sebagai kepala desa.

“Menjadi kades bukan untuk mencari pekerjaan, tetapi bentuk pengabdian. Dengan meluruskan kembali niatan, semuanya akan berjalan dengan baik,” katanya

Ditambahkan Riyandi, calon kepala desa mampu mengendalikan keluarga dan tim sukses untuk menjaga persatuan dan ketertiban merupakan hal yang paling penting.

“Utamakan menjaga persatuan, jika ada yang mencoba memecah belah atau berbuat onar kami tidak segan melakukan tindakan hukum” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas PMD, Nursula mengungkap tahapan pemilihan kades serentak telah dimulai sejak beberapa hari lalu.

“Manfaatkan masa kampanye dengan baik, hingga waktu masa tenang dan pemilihan kami akan melakukan pengawasan dan pendampingan,” tandasnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More