intens.news
Mitra Informasi

Buron Hampir Satu Tahun, Pelaku Curas Ditangkap tak Jauh dari Rumahnya

0 38

Intens.news, PALEMBANG – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 dan Unit Pidana Umum (Pidum) Polrestabes Palembang meringkus seorang DPO kasus pencurian dengan kekerasan (curas), Hendri (35).

Warga Jalan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang itu, diamankan petugas pada Kamis (30/7/2020), sekitar pukul 22.00 WIB. Hendri berhasil ditangkap setelah lama menjadi target polisi.

Informasi yang dihimpun, aksi curas yang dilakukan Hendri terjadi pada Kamis 14 November 2019, sekira pukul 00.00 WIB di rumah korban Siti, di Jalan Mataram Kecamatan Kertapati Palembang.

Saat itu korban sedang tidur pulas, lalu terbangun melihat pelaku sudah berada di dalam rumahnya. Pelaku mengambil empat buah handphone milik korban. Karena panik, ketika itu korban berteriak.

Melihat korban berteriak, Hendri lalu mengancamnya menggunakan senjata tajam. Hingga korban pun hanya bisa pasrah. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekira Rp3,5 juta dan melaporkan ke Polrestabes Palembang.

“Pelaku ini sudah lama kita incar. Saat keberadaannya berhasil kita ketahui, pelaku pun langsung kita tangkap. Ketika ditangkap, pelaku sedang nongkrong tak jauh dari rumahnya,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes, AKBP Nuryono, didampingi Kanit Pidum, AKP Robert Sihombing.

Nuryono mengatakan, pelaku terpaksa dilumpuhkan lantaran melawan petugas saat ditangkap. “Terpaksa saat itu kita lumpuhkan. Dan setelah mendapatan perawatan di rumah sakit, pelaku pun langsung kita giring ke Polrestabes, guna mempertanggungjawabkan ulahnya,” katanya.

Selain mengamankan pelaku, lanjut Nuryono, anggota juga mengamankan barang bukti berupa satu buah senjata tajam jenis pisau, satu helai jaket warna hitam, satu helai celana jeans warna biru dan satu pasang sarung tangan warna putih.

“atas ulahnya, pelaku kita dijerat pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun,” tuturnya.

Pelaku Hendri hanya bisa pasrah dan mengakui perbuatannya. “Saya mengaku salah. Saya terpaksa melakukan aksi ini lantaran tidak mempunyai pekerjaan,”  ujarnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More