intens.news
Mitra Informasi

Butuh Peran Bersama untuk Perangi Narkoba

0 37

Inten.news, PALEMBANG ,- Kegiatan Webinar dengan Tema melalui pemilihan Duta Anti Narkoba kita tingkatkan peran generasi muda sekabupaten /kota dalam rangka Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan Pemberantasan Tindak Pidana Narkoba di Wilayah Sumsel acara webinar berlangsung di Griya Agung, Palembang, Jumat (19/11/2021).

Dalam penyampaiannya Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu Hariono, menyebutkan pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada generasi muda,baik mahasiswa, Pelajar saat ini , menjadi tanggung jawab kita semua  sesuai undang undang no 35 tahun 2009, berkewajiban melindungi masyarakat dalam bidang P4GN.

“Polri tidak bisa berbuat sendiri tanpa adanya dukungan dari generasi muda, Mahasiswa, Pelajar maupun masyarakat. Peranan generasi muda sangat penting dalam P4GN, dalam bentuk mengembangkan  potensi diri, membentuk organisasi yg peduli dgn bahaya narkoba, aktif, kreatif, berjiwa mandiri, dan bermanfaat untuk masyarakat luas dan berani menolak ajakan teman yang bersifat negatif ,karena semua elemen  tidak lepas dari ancaman narkotika, karena tidak memandang umur, profesi maupun jabatan.dan kita bicara disini bagaimana penegakan hukumnya,” ucapnya.

Menurutnya, mlihat Anev mingguan pertanggal (15/11/2021) Ditresnarkoba Polda Sumsel bersama Polrestabes dan Polres jajaran tidak henti-hentinya melakukan pengungkapan dan penanganan kasus. Hal ini terlihat di Minggu kedua November 2021 ini yang tercatat mampu mengungkap 40 kasus mengenai peredaran gelap narkoba di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).

Dia mengatakan, bahwa pada Minggu kedua ini Ditresnarkoba bersama Polrestabes dan Polres jajaran berhasil mengungkap 40 kasus narkoba.

“Dari ungkap kasus yang berhasil anggota lakukan itu setidaknya ada 51 tersangka yang berhasil diamankan dalam kasus narkoba di wilayah hukum kita ini,” ujarnya saat menjadi narasumber.

Selain mengamankan tersangka anggotanya turut mengamankan barang bukti berupa 13,4 Kilogram (Kg) sabu, 1 Kg ganja, dan ekstasi sebanyak 2515 butir yang berhasil disita dari pengungkapan sebanyak 40 kasus tersebut.

“Untuk para tersangka yang diamankan, kita mendapatkan bahwa diantara mereka ada 45 pengedar dan enam pemakai barang haram yang membuat generasi muda rusak tersebut,” katanya.

Dalam pengungkapan kasus di pekan kedua ini semuanya mampu menekan jaringan narkoba di wilayahnya, khusus Polres OKU Selatan di pekan kedua ini lanjut Heri Istu mengatakan, nihil ungkap kasus.

“Dari ungkap kasus hingga pengamanan barang bukti narkoba yang dilakukan anggota kita. Maka setidaknya ada 90.025 generasi muda yang berhasil diselamatkan dari jeratan barang haram ini,” tuturnya.

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More