intens.news
Mitra Informasi

Cerita Miris Pengantin Baru, Dijauhi Warga karena Dicurigai Suspect Corona

0 95

Intens.news, BANYUASIN – Warga yang ada di Kabupaten Banyuasin, tepatnya di Kecamatan Banyuasin III baru-baru ini, merasa resah akan adanya virus corona beredar di sekitar mereka.

Hal ini disebabkan lantaran ada sepasang pengantin yang baru saja melangsungkan pernikahan di Negeri Jiran Malaysia kembali pulang ke Banyuasin III, untuk mengadakan acara ngunduh mantu.

Camat Banyuasin III, Yuni Khairani, saat dikonfirmasi terkait masalah ini membenarkan, bahwa pengantin perempuan yang baru saja pulang dari Malaysia tersebut adalah warganya.

Menurutnya, pengantin yang dirahasiakan namanya itu bekerja di Malaysia sejak September 2019 lalu. Selama bekerja disana, warga Banyuasin ini mengakhiri masa lajangnya dan menikah dengan seorang lelaki asal Malaysia.

Usai menikah sepasang kekasih ini merencanakan pulang ke Banyuasin, orangtuanya berencana untuk ngunduh mantu. Namun rencana tersebut gagal setelah keluarga pria asal Malaysia tidak diizinkan keluar dari Malaysia, karena pemerintah Malaysia memberlakukan lockdown.

“Jadi yang bisa pulang hanya suami istri saja dengan hasil dari pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan Malaysia, kedua sehat dan jauh dari wabah virus corona,” kata Camat Banyuasin Yuni yang sengaja nama dan alamat warganya yang baru 3 hari pulang tidak disebutkan.

Kata Yuni, seharusnya ada 9 orang keluarga dari pihak pria akan terbang ke Indonesia. Namun tidak diperbolehkan. “Suami istri ini menuju ke Indonesia keluar dari Malaysia bersama dengan 9 keluarga tapi yang 9 keluarga tidak diperbolehkan keluar dari Malaysia,” ujar Camat.

Berhubung Pemerintahan Malaysia sudah menerapkan warganya tidak diperbolehkan untuk keluar, jadi hanya pasangan suami istri saja yang bisa keluar dengan surat keterangan sehat dari hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Malaysia.

“Kami juga dapat kopinya mereka sudah mendapatkan surat pernyataan hasil pemeriksaan bahwa mereka negatif dan dinyatakan sehat,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihak keluarganya yang ada di Banyuasin, setelah keduanya tiba di rumah, tetap menerapkan aturan dengan tidak bersalaman. Sepasang Pengantin langsung disuruh mandi dan berganti pakaian.

“Sudah mandi dan berganti pakaian baru, barulah keluarga ini ngobrol,” ucap Yuni panjang lebar, menyebutkan pihaknya juga melakukan pemeriksa kesehatan oleh tim dokter.

Berdasar perintah dari Bupati Banyuasin H Askolani SH MH, bagi warga yang baru datang dari luar negeri harus dilakukan pemeriksaan terhadap suami istri. “Hasil pemeriksaan hari ke 3 pasangan ini dinyatakan sehat-sehat saja,” jelas Yuni yang meminta warga tetap menjaga kesehatan.

Kenapa keluarga dan tetangga resah dengan kedatangan suami istri ini, walaupun perempuannya warga Banyuasin, karena Negara Malaysia salah satu negara yang ditetapkan sebagai lockdown, sejak Rabu (18/3/2020) Hingga dua pekan ke depan, sampai 31 Maret 2020.

“Tim kesehatan Banyuasin juga akan mengawasi kesehatan mereka hingga tanggal 31 Maret 2020,” tandasnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More