intens.news
Mitra Informasi

Cerita Pejuang Veteran Lawan Belanda Hingga Pembebasan Irian Barat

0 38

Intens.news, EMPAT LAWANG – Namanya singkat saja, M Zen. Guratan keriput pada wajahnya menunjukkan usia yang tak lagi muda. Namun semangatnya masih tetap ada. Dan saat ini veteran asal Empat Lawang ini selalu teringat akan perjuangan beliau ketika bertempur dalam pembebasan Irian Barat dari Belanda.

Ditemui disela-sela upacara hari pahlawan yang di pusatkan di halaman Pemkab Empat Lawang, M Zen menceritakan awal mula karir militernya, sampai statusnya kini sebagai angkatan veteran Empat Lawang.

Saat bersalaman, cengkeraman tanggannya begitu kuat untuk umur beliau yang tidak muda lagi.

M Zen tampak gagah memakai seragam coklat, tanda jasa penghargaan atas sumbangsih dan pengorbanan beliau dan peci kuning ciri khas dari purnawirawan atau veteran nasional Indonesia.

“Waktu itu umur saya 30 tahun, saya di kirim ke Papua Barat dalam pembebasan daerah itu dari tangan Belanda. Dari sanalah saya bertempur dengan Belanda,”ucap M Zen, Rabu (10/11/2021).

Dirinya menceritakan, disaat pertempuran dengan Belanda dalam melakukan pembebasan Irian Barat, banyak teman seperjuangan beliau yang gugur di medan perang.

“Sewaktu perang, banyak teman saya yang gugur. Bahkan, tiga kapal perang milik Indonesia hancur di bom oleh Belanda, dan disana tidak ada yang selamat,” ungkapnya.

Namun, dirinya bersyukur. Karena M Zen masih diberikan keselamatan dalam peristiwa perang Trikora tahun 1963 itu.

“Alhamdulillah, saya diberikan keselamatan sampai saat ini. Namun yang saya sedih dalam pertempuran itu banyak teman dan sahabat saya yang gugur,” ujarnya lagi.

Sampai di hari tuanya, banyak hal yang bisa dipetik dari pengalaman dan semangat juangnya. Bahwa umur bukan batasan, tidak menghalangi untuk selalu berkegiatan positif. Tidak mengenal umur. Ada pesan beliau untuk para pemuda saat ini.

“Jangan kalah sama veteran. Usia Muda harus lebih semangat. Lengkapi diri dengan ilmu. Geluti hal yang positif dan miliki sikap ilmu padi. Semakin berisi semakin merunduk,” jelasnya.

Namun di hari pahlawan saat ini, dirinya berharap selalu ada perhatian oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang. “Untuk pemerintah, kita veteran berharap selalu di perhatikan,” tukasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More