intens.news
Mitra Informasi

CJH Ditunda Berangkat, Jadi Prioritas Tahun Depan

0 7

Intens.news, PAGARALAM – Menjawab kebingungan masyarakat tentang simpang siur, yang terjadi di jagad maya, terkait penundaan pemberangkatan ibadah haji tahun 1442 H atau 2021 M, baik dari segi penyebab pembatalan, dana haji ataupun kabar simpang siur seputaran penudaan.

Kantor Kementerian Agama Kota Pagaralam melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh selalu mensosialisasikan Kepetusan Menteri Agama RI KMA Nomor 660, mengenai hal Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 2021.

“Penundaan pemberangkatan CJH Indonesia, khususnya Kota Pagar Alam merupakan berita sangat menyedihkan, bagi para CJH itu sendiri. Namun perlu diberikan pemahaman bahwa pemerintah telah melakukan banyak lobi dan koordinasi, dengan pihak Arab Saudi selain itu Indonesia menjadi salahsatu Negara yang belum diizinkan masuk ke Arab Saudi,” ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kakemenag Pagar Alam  H Silahuddin

Diterangkannya, dengan kata lain andaikata pemerintah, masih mengunggu keputusan Arab Saudi tersebut, akan membuat pemerintah kelabakan dalam hal persiapan, karena ketika pemberangkatan haji ada hal perlu dilakukan, tender untuk penetapan hotel, konsumsi, penerbangan dan banyak hal terkait perhajian.

Ia juga menerangkan, dalam agenda tersebut bahwa para CJH diminta untuk legowo dan bersabar, dalam keputusan pemerintah karena semua itu demi kebaikan dan keselamatan para CJH, karena tidak mungkin seorang pemimpin mengambil keputusan, agar para rakyatnya menderita.

“CJH yang ditunda berangkat tahun ini, akan menjadi prioritas tahun depan, apabila ada calon Jama’ah Haji yang mau mengambil biaya setoran lunas, dipersilakan mengajukan ke Kantor Kemenag Kota Pagar Alam sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Agama RI KMA Nomor 660, tentang Pembatalan Pemberangkatan Haji tahun 1442 H / 2021 M,” jelasnya

Untuk mengatasi berita hoax yang beredar luas di masyarakat, Ia menyebutkan, perlu disampaikan dana haji, tidak dipergunakan satu rupiahpun untuk kepentingan infrastruktur, apabila ada yang mengatakan dana haji dipergunakan, maka dinyatakan itu berita hoax.

“Juga mengenai Indonesia memiliki hutang ke Arab Saudi, sehingga jama’ah Indonesia tak diterima masuk di Arab Saudi itu dapat dipastikan HOAX,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More