intens.news
Mitra Informasi

Dalam Sepekan, Polda Sumsel Ungkap 40 Kasus Narkoba dengan 47 Tersangka

0 31

Intens.news, PALEMBANG – Menyikapi masih maraknya peredaran narkotika, psikotropika, zat adiktif dan obat terlarang lainnya di provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), membuat Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri meminta agar fungsi reserse narkoba perlu ditingkatkan.

Menurut Eko, reserse narkoba memiliki peran yang sangat besar dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran narkoba.

“Keberhasilan dalam mencegah dan memberantas narkoba akan menyelamatkan masyarakat, terutama generasi muda dari pengaruh barang terlarang itu,” ujar Eko, Sabtu (21/11/2020).

Untuk mencapai keberhasilan tersebut, Eko juga menegaskan agar seluruh jajarannya jangan pernah mencoba ataupun bermain-main dengan barang terlarang tersebut.

Selain itu, personel yang bertugas di fungsi reserse narkoba diperintahkan untuk menindak tegas pengedar dan pemakai yang terbukti menjual dan menyalahgunakan barang terlarang itu.

“Jika anggota bermain-main dengan narkoba dan tidak bisa dibina lagi, kita binasakan karena masih banyak di luar sana yang berminat menjadi anggota Polri,” jelas Eko.

Eko juga mengatakan, berdasarkan data analisa dan evaluasi Pekan Kedua November 2020 ini, jajaran Ditresnarkoba Polda Sumsel telah mengungkap 40 kasus dengan mengamankan 47 tersangka pengedar dan delapan pemakai.

“Dari data yang dimiliki pada minggu kedua November ini, peredaran narkoba di Sumsel dinilai sudah sangat merajalela. Untuk memberantas itu polisi tentu tidak dapat bekerja sendiri, butuh peran masyarakat untuk bahu membahu membasi peredaran narkotika di Bumi Sriwijaya ini,” jelasnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More