intens.news
Mitra Informasi

Dalam Waktu Dekat Pembangunan Terminal Karya Jaya Akan Terealisasi 

0 36

Intens.news, PALEMBANG – Terkait dengan permintaan Gubernur Sumsel, Herman Deru kepada Kementrian Perhubungan RI, yang ingin menghidupkan kembali pembangunan terminal Karya Jaya Kertapati menjadi terminal terpadu antarmoda atau multimoda akan terealisasi.

Pasalnya, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI akan menurunkan tim teknis dan Ditjen Perkeretaapian, Ir. Zulfikri, untuk mendampinginya mengecek terminal itu pada Sabtu nanti.

Gubernur Sumsel, Herman Deru melalui Video Conference bersama Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Drs. Budi Setyadi membahas tentang kelanjutan perencanaan pembangunan terminal terpadu antarmoda/multimoda Karya Jaya di Command Center.

Menurutnya, Terminal Karya Jaya yang sudah ada ini, untuk manfaat dan bangunannya akan disesuaikan dengan master plan yang ada. Hal itu agar dapat dijadikan Terminal Terpadu Antarmoda/Multimoda barang dan penumpang.

Namun, untuk Master Plan pembangunan terminal terpadu, dirinya menjelaskan, untuk mengeksekusi perencanaan ini tidak dapat dilakukan secara keseluruhan.

“Ini harus dilakukan secara bertahap, selain faktor pembiayaan kita juga terlebih dahulu perlu menyamakan persepsi tentang perencanaan pembangunan ini. Kita juga harus dapat merubah cara berpikir masyarakat agar dapat menggunakan kendaraan umum dan memaksimalkan fungsi dari terminal itu sendiri,” ungkapnya, Jumat (18/9/2020).

Dirinya menyarankan, agar Budi Setyadi untuk menurunkan tim teknis agar dapat meninjau secara langsung Lokasi yang akan dibangun nantinya.

“Tujuannya agar bangunan yang akan kita bangun nanti dapat sesuai dengan apa yang kita rencanakan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Guru Besar Unsri, Erika Buchari mengatakan, pada kajiannya terkait dengan Perencanaan Terminal Multimoda Barang dan Penumpang harus disiapkan dulu gudang barang.

“Untuk terminal barang harus disiapkan terlebih dahulu Gudang barang didalam terminal tersebut, tujuannya untuk mengurangi aktifitas kendaraan pembawa barang didalam kota dan juga memaksimalkan fungsi dari terminal tersebut,” kata Erika.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More