intens.news
Mitra Informasi

Dampak Corona, Penghasilan Pekerja Seni di Banyuasin Terpuruk

0 63

Intens.news, BANYUASIN – Sejumlah pekerja seni, usaha orgen tunggal dan jasa dekorasi di Kabupaten Banyuasin mengharapkan pemerintah secepat mengatasi wabah Covid-19 sehingga kehidupan bisa kembali normal seperti sedia kala.

Hal ini  dikarenakan wabah Covid-19 yang tak kunjung mereda membuat perekonomian mereka semakin hari semakin terpuruk. Pembelakukan pembatasan kerumunan masa (Social Distancing) membuat usaha mereka mati dan tidak punya penghasilan.

Usman, pemain Orgen Tunggal Hercoles di kalangan musik Banyuasin, asal Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III mengatakan, sejak diberlakukan job manggung seperti Jasa Tenda, Pelaminan, Fotograper dan Orgen banyak yang batal sejak virus tersebut mewabah dan masuk ke wilayah Banyuasin.

“Sejak virus corona mewabah, sangat berdampak sekali, teman-teman yang bergantung sama profesi itu sekarang menjadi macet atau tidak ada pemasukan. Sudah beberapa bulan ini saya bersama  kawan-kawan  sudah tidak bisa main lagi, benar-benar mati penghasilannya,” ujarnya.

Dirinya berharap pemerintah bisa memberikan solusi dan secepatnya mengakhiri wabah Covid-19 ini dan kehidupan kembali normal seperti semula lagi. “Banyak job mau tidak mau harus batal, semoga virus corona cepat berakhir,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Erik, pemilik usaha dekorasi di Banyuasin III ini mengatakan, selama pandemi tidak memiliki pemasukan sama sekali. Usahanya terhenti tanpa ada solusi sama sekali.

“Produksi turun 90% sejak pandemi Corona ini, kami berharap pemerintah memberikan solusi kepada kami, karna sudah hampir 4 bulan ini yang berprofesi sama seperti saya menganggur tidak ada pemasukan,” Jelasnya.

Kapolsek Pangkalan Balai AKP Indrowono saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum mendapatkan arahan untuk memberikan izin adanya keramaian atau kerumunan massal seperti pernikahan dan acara sejenisnya.

“Kita masih dalam tahap persiapan New Normal dan memang belum normal seperti sedia kala. Kita juga belum mendapat arahan dari Polres untuk izin keramaian,”tandasnya.

Sementara, Pemerintah Kabupaten Banyuasin saat ini sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan keberbagai Kecamatan untuk mempersiapkan masyarakat menuju New Normal. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk berdamai dengan Covid-19 dan diharapkan hal ini juga bisa memperbaiki perekonomian masyarakat.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More