intens.news
Mitra Informasi

Dampak Lockdown India, Stok Daging Beku Kosong Selama 3 Bulan

0 21

Intens.news, PALEMBANG – Stok daging beku murah di gudang penyimpanan kosong sejak tiga bulan terakhir. Hal ini disampaikan Kepala Seksi Operasional dan Penyaluran Pangan Badan Urusan Logistik Divisi Regional Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bulog Sumsel Babel), Reni Astuti.

“Di gudang penyimpanan tidak tersisa, sudah habis sejak dari sebelum lebaran Idul Fitri (Mei). Karena daging kita kualitas super, semua impor,” ujarnya, Kamis (30/7/2020).

Reni mengatakan, selama ini penjualan daging beku murah dari gudang bulog berasal dari India yang distribusi penyalurannya ke pasar tradisional serta super market setiap hari, berdasarkan perhitungan rata-rata mencapai 293 kilogram.

“India lockdown, jadi tidak ada lagi daging impor masuk. Mulai 1 Januari hingga 19 Juli 2020 sebanyak 32,5 ton daging beku telah terdistribusi,” kata dia.

Reni menerangkan, adanya penyetopan pasokan, sebaiknya warga beralih membeli daging beku di pasar retail, meski harganya lebih mahal. Sebab, pihaknya juga belum dapat memastikan kapan stok daging bakal tersalurkan kembali.

“Kalau masuk lagi pasti, tapi belum tahu kapan mungkin nunggu normal dan izin,” terangnya.

Pantauan Intens.news di beberapa pasar tradisional, harga daging beku mengalami peningkatan menjelang perayaan hari raya Idul Adha. Seperti di Pasar 26 Ilir Palembang, harga daging segar per kilogram mencapai Rp150 ribu.

“Daging segar (tidak beku) bulan lalu (Juni) Rp128 ribu. Jelang hari raya ini naik jadi Rp150 ribu,” kata Reza, penjual daging.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More