intens.news
Mitra Informasi

Dari PKB Pindah ke NasDem, Alpian : Ibarat Liga Inggris Saya dari Arsenal Pindah ke MU

0 168

Intens.news, PAGARALAM – Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni disematkan dan diresmikan sebagai kader Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Pagar Alam dalam pelaksanaan Rapat Kordinasi Daerah (Rakorda) partai NasDem yang dilaksanakan di Gedung Seminar Villa Gunung Gare, Selasa (15/6/2021).

Penyematan jas NasDem kepada Alpian dilakukan oleh sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Sumatera Selatan Hamzah Syakban yang disaksikan secara virtual oleh ketua DPW Partai NasDem yang juga Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru.

Alpian mengatakan, jika diibaratkan liga sepak bola, dirinya lebih suka dengan Liga Inggris yang menjagokan tim besar yakni Arsenal, dan pindah ke tim besar lainnya yakni Manchester United (MU).

“Jadi dari dua tim besar itu, Arsenal yang saya tinggalkan dan pindah ke MU akan lebih bersejarah lagi kedepannya,” paparnya didepan peserta dan undangan lain pada Rakorda partai NasDem.

Penjelasan Alpian ini bukan tanpa alasan, pasalnya dirinya adalah ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari salah satu partai besar yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengantarkan dirinya sebagai anggota DPRD Kota Pagar Alam pada Pileg 2014-2019 lalu, dan sampai membawa dirinya sebagai Walikota Pagar Alam pada Pilkada 2018-2023 dan justru berkoalisi dengan partai NasDem yang Ketua DPD nya adalah Wakil Walikota Pagar Alam saat ini yakni Muhammad Fadli.

“Artinya kalau ibaratkan dengan liga yang saya sebutkan tadi, saya tetap berada di liga yang sama,” jelas Alpian.

Disebutkannya lagi, kondisi strategis yang membuat dirinya pindah dari PKB ke NasDem lebih memberikan ruang untuk berkoordinasi dengan pemerintah provinsi.

“Terutama dalam hal pembangunan Kota Pagar Alam,” ungkapnya lagi.

Dirinya tak menampik, walaupun saat ini dengan masuknya dirinya sebagai kader NasDem membuat posisi Walikota, Wakil Walikota bahkan ketua DPRD Kota Pagar Alam semuanya berasal dari partai yang sama (NasDem) namun bukan tidak mungkin akan tetap berlanjut pada pesta politik tahun 2024 mendatang.

“Karena semuanya tau bahwa politik itu sangatlah dinamis, yang artinya tidak ada yang tahu juga kedepan siapa akan berpasangan dengan siapa,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More