intens.news
Mitra Informasi

Di Palembang, Alat Rapid Test Sudah Terpakai 3.795 Unit

0 24

Intens.news, PALEMBANG – Juru Bicara Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Palembang, Yudhi Setiawan, mengungkapkan, dari data terakhir Dinkes Palembang pada 23 Juni lalu, alat Rapid Test yang terpakai sudah mencapai 3.795 unit dari 8.570 unit yang dipegang pihaknya

Ia menerangkan, jika alat tersebut diggunkan untuk pemeriksaan sejumlah pedagang dan pengelola pasar saat muncul kasus di Kebon Semai Sekip dan Kebun Bunga beberapa waktu lalu. Kepulangan santri Gontor juga menjalani Rapid Test, plus pemeriksaan warga Palembang yang diduga terjangkit Covid-19.

“Pemerintah Palembang mendistribusikan alat rapid sebanyak 1.000 unit ke RSUD Bari, dan 3.468 unit ke seluruh puskesmas. Sedangkan 307 unit sisanya jadi stok di Dinkes Palembang,” ungkap Yudhi, Selasa (30/6/2020).

Yudhi menjelaskan, data penggunaan dan stok alat Rapid Test bakal berubah-ubah setiap waktu. Jumlah 3.795 unit yang terpakai itu juga termasuk alat yang rusak.

“Karena data dinamis dan berjalan, termasuk dari penambahan donasi setiap waktu tentu berubah-ubah,” imbuhnya.

Ia menambahkan, alat Rapid Test tersebut ada pembelian langsung serta bantuan dari para donasi. Pemkot Palembang melakukan pembelian alat Rapid Test sebagai alat screning awal Covid-19. “Dinkes pernah melakukan pembelian alat Rapid Test buatan artron Laboratories milik Kanada,” singkatnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More