intens.news
Mitra Informasi

Dibanding Tahun 2019, Penderita Penyakit Gagal Jantung Tahun Ini Alami Penurunan

0 14

Intens.news, PALEMBANG – Tahun 2020 orang yang terdampak penyakit gagal jantung mengalami penurunan yang sangat pesat. Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan (Dineks) Kota Palembang, Dedi Sandra, mengatakan, penyakit gagal jantung mengalami penurunan di banding dengan tahun 2019

“Dari data yang didapat di tahun 2019 penyakit gagal jantung dari Januari sampai Agustus capai angka 1.538 orang, sedangkan di tahun 2020 mengalami penurunan hanya 700 orang yang terdampak,” jelasnya, Jumat (18/9/2020).

Namun, tidak hanyak itu berdasarkan jenis kelamin penyakit gagal jantung banyak di idap oleh perempuan di bandingkan lelaki.

“Dari grafik diatas kasus gagal jantung berdasarkan jenis kelamin banyak terjadi pada perempuan dengan total 366 orang 52 persen, dan pada laki-laki dengan total 334 orang 48 persen,” katanya

Tidak hanya jenis kelamin dari umur paling banyak terdampak penyakit gagal jantung umur 60 sampai dengan 69 dengan total 45 persen.

“Dari grafik diatas kasus gagal jantung berdasarkan umur banyak terjadi pada umur 60-69 tahun dengan total 45 persen, umur 70+ tahun dengan total 25 persen, umur 45-54 tahun dengan total 12 persen dan umur 55-59 tahun 11 persen pada umur 20-45 tahun 7 persen,” katanya.

Dikatakannya, harus kenali terlebih dahulu bagaimana orang yang mengidam penyakit gagal jantung dan ciri-ciri orng yang penderita penyakit tersebut

“Gejala utama penyakit gagal jantung nyeri di dada sebelah kiri, sesak napas, cepat lelah, serta pembengkakan pada tungkai dan pergelangan kaki. Gejala ini dapat berkembang secara bertahap atau terjadi secara tiba-tiba,” tutupnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More