intens.news
Mitra Informasi

Diduga Kelebihan Muatan, Rakit Ponton Hanyut dan Nyaris Tenggelam

0 2.028

Intens.news,EMPAT LAWANG – Diduga kelebihan muatan, rakit ponton yang merupakan alat transportasi penyebrangan antara Kecamatan Ulu Musi dengan Kecamat Paiker hanyut dan nyaris tenggelam. Berdasarkan informasi didapat, hanyutnya rakit ini, dikarenakan putus tali seling.

Menurut Yana salah satu  orang tua korban, peristiwa itu terjadi pada Kamis (18/6/2020), sekira pukul 09.00 WIB, dimana rakit ponton mengangkut puluhan orang, sepeda motor dan satu unit mobil.

“Anak Saya dua yang berada di rakit hanyut itu, mereka hendak ke sekolah SMAN 1 Ulu Musi, keperluan mengambil nilai hasil ulangan dan daftar sekolah, Alhamdulillah keduanya selamat hanya saja mengalami basah kuyuk dan trauma,” akunya.

Dengan adanya kejadian ini, ia berharap, agar pemerintah membangunkan jembatan permanen sehingga tidak terulang lag kejadian seperti ini.

“Beruntung dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa, dan kendaraan berhasil diselamatkan karna rakit tersebut tidak tengelam dan hanyut menepi sekitar 100 meter dari lokasi awal hanyutnya rakit,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Ulu Musi, Zili, saat dikomfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Kejadian itu tidak ada korban jiwa. Alhamdulillah semuanya selamat dan sudah dievakuasi,” jelasnya.

Terpisah, Kadis PU Empat Lawang, Syarkowi Rasyid, melalui Sekretaris Apriansyah Qolbi, didampingi Kabid Pemeliharan Jembatan dan  Jalan, Eko Purwanto mengatakan, mengenai  jembatan ponton pihaknya sudah mendapatakan info dari Balai Besar Jalan dan Jembatan Wilayah V Provinsi Sumsel, bahwa proses  lelang sudah selasai.

“Saat ini  sudah masuk tahap pelaksanaan kontrak. Mudah-mudahan tahun ini sudah dikerjakan. Insy aAllah jembatan penghubung antar kecamatan itu saat ini sudah masuk dalam proses pengerjaan dan pelaksanaan kontrak,” singkatnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat