intens.news
Mitra Informasi

Dilantik Walikota, KTNA Dituntut Pelajari Permasalahan Sektor Pertanian

0 19

Intens.news, PAGAR ALAM – Berdasarkan hasil Rembug Paripurna Luar Biasa Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Pagar Alam serta Surat Keputusan /KTNA Sumatera Selatan/10/2021 tentang susunan pengurus KTNA Kota Pagar Alam, Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni melantik pengurus KTNA Pagar Alam proode 2021-2026.

Pelantikan dilakukan di Aula Rumah Dinas Walikota Pagar Alam, yang juga dihadiri oleh Ketua serta pengurus KTNA Provinsi Sumatera Selatan, Senin (11/10/2021), adapun Ketua adalah terpilih adalah Sidarhan yang terpilih secara aklamasi setelah mendapatkan dukungan dari lima KTNA Kecamatan se Kota Pagar Alam.

Walikota Pagar Alam dalam sambutannya mengatakan, bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam bahwa KTNA adalah organisasi independen yang beroreintasi pada aktivitas sosial, dan sektor agrikultur atau pertanian yang berbasis agribisnis dan lingkungan hidup di pedesaan.

Walikota Pagar Alam berharap, kepada KTNA Sumsel melalui KTNA Pagar Alam yang baru dikukuhkan agar mampu memecahkan hulu permasalahan dari sektor pertanian di Kota Pagar Alam.

“Karena kita ketahui, dari masyarakat yang mayoritas petani, apa saja yang ditanam oleh petani pasti akan hidup, namun yang masala kualitas tentunya berbeda-bada meskipun pola tanam, kultur tanah, serta bibitnya sama,” ucap Wako.

Selain itu juga, kita tidak hanya bicara soal hulunya saja yakni terkait produksi tetapi juga hilirnya yakni pasar, sehingga nanti ada yang menjembatani para petani khusunya di Kota Pagar Alam.

“Saya sangat berharap dengan adanya SAG (Sriwijaya Agrowista) karena petani Pagar Alam tidak sampai kesana dan inilah yang kita harapkan pada KTNA,” ungkap Wako.

Karena, kata Wako, kalau kita bicara soal produksi tentunya juga bicara soal kualitas dan setalah kualitas pastinya berhubungan dengan pasar dan inilah yang dibutuhkan saat ini.

“Karena kalau soal produksi sendiri khususnya kopi, pemerintah telah mennggunakan tekhnologi sambung pucuk (stek) untuk mensiasati kekurangan lahan, sementara kualitas di Pagar Alam pun sudah banyak yang melakukan olahan kopi premium, tapi kembali lagi kita dihadapkan dengan masalah pasar, dan berharap beberapa produk asal Pagar Alam dapat diterima,” tukasnya.

Sementara Plh Ketua KTNA Pagar Alam sekaligus ketua pelaksana dan Sekretaris KTNA Provinsi Sumatera Selatan, bahwa dilantiknya KTNA ini merupakan tindak lanjut dari surat pengunduran diri ketua KTNA Pagar Alam sebelumnya (2019-2024). Sehingga dinilai perlu dilakukan Rembug Paripurna Luar Biasa untuk menentukan kepengurusan baru.

“Kita berharap kepengurusan yang baru dilantik ini dapat selaras dalam mendukung Visi Misi pemerintah Kota Pagar Alam,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

 

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More