intens.news
Mitra Informasi

Dinilai Kurang Sosialisasi, Pemilihan Bujang Gadis Empat Lawang Minim Peserta

0 7

Intens.news, EMPAT LAWANG – Pemilihan Bujang Gadis Empat Lawang tahun 2021 ini dinilai kurang sosialisasi. Pasalnya, pada audisi yang digelar di Hotel Kito, Rabu, (14/7/2021), terlihat minim peserta.

Data yang dihimpun, sebanyak 62 orang putra putri terbaik kabupaten Empat Lawang mengikuti audisi Bujang Gadis Empat Lawang (BG4L).

Audisi ini akan digelar selama satu hari, selanjutnya dari jumlah 62 peserta yang mengikuti audisi hari ini, akan diambil 12 pasang putri putri yang akan mengikuti karantina.

“Dari 62 audisi ini akan terpilih 24 orang  yang terdiri dari 12 putra dan 12 putri yang akan ditetapkan sebagai finalis dan akan mengikuti karantina,” kata Mgs A Nawawi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Empat Lawang.

Ditambahkanya,  24 finalis yang terpilih tersebut selanjutnya akan mengikuti kegiatan berikutnya, yakni pra karantina, dan selanjutnya peserta disiapkan untuk mengikuti pelaksanaan malam puncak pemilihan BG4L tahun 2021.

“Jika tidak ada kendala, malam puncak Grand final Bujang Gadis Empat Lawang Tahun 2021 akan digelar pada tanggal 29 Juli mendatang, di Gedung Serba Guna (GSG)  Empat Lawang, ” tuturnya.

Tujuan kegiatan ini digelar,  untuk menjaring putra putri terbaik kabupaten Empat Lawang yang nantinya akan mewakili Empat Lawang di tingkat provinsi maupun tingkat Nasional dan dapat membawa nama baik bagi Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Mgs.A Nawawi menegaskan, kegiatan bujang gadis Empat Lawang tahun 2021 ini, mulai dari pendaftaran, audisi hingga malam puncak Grand Final nanti kita tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Nanti pada malam puncak Grand Final BG4L kita wajib menerapkan prokes,  hingga dari undangan yang menghadiri akan kita batasi sebab saat ini masih masa Covid-19,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

 

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More