intens.news
Mitra Informasi

Dinilai Zona Merah Pelayanan Publik Oleh Ombusdman, Komisi I Rekomendasi Disdukcapil Jadi Prioritas

0 78

Intens.news, PAGARALAM – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagar Alam merekomendasikan Walikota Pagar Alam untuk memprioritaskan pelayanan Publik pada Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) sesuai dengan undang-undang nomor 25 tahun 2009.

Hal ini diungkapkan juru bicara Komisi I DPRD Kota Pagar Alam Nanto, dalam paripurna dengan agenda laporan Komisi-komisi DPRD terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Pendapatan Belanja Daerah Proritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2020, Senin (5/7/2021).

Pasalnya, kata Nanto, Disdukcapil Kota Pagar Alam termasuk salah satu di Indonesia yang mendapat penilaian zona merah dari Ombusdman tentang pelayanan publik, sementara penilaian standar pelayanan publik oleh ombusdman RI memilikk 10 variabel seperti persyaratan pelayanan, alur pelayanan sarana pelayanan, sarana pengaduan, pelayanan yang ramah dan nyaman serta sarana pendukung lainnya.

“Komisi I merekomendasi agar ini menjadi prioritas Pemerintah Kota Pagar Alam,” paparnya.

Menyikapi ini, usai Paripurna Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni langsung memantau langsung pelayanan yang ada di Disdukcapil, dirinya tak menampik kalau beberapa tahun pelayanan publik di Disdukcapil mendapat nilai zona merah dari Ombosdman.

Sehingga, kata Wako, ingin langsung melihat apa yang sebenarnya terjadi pada pelayanan publik yang ada di Disdukcapil. Dan kalau dilihat dari beberapa indikator penilaian hanya satu saja yang kurang yakni alur pelayanan.

“Sementara yang lain sudah cukup baik begitu juga dengan fasilitas pendukung, termasuk dengan untuk kalangan disabilitas nantinya juga akan dicarikan solusi agar lebih mudah dalam setiap pelayanan di Disdukcapil,” ucapnya.

Wako menambahkan, bahwa saat ini sudah tidak ada kendala terkait pelayanan di Disdukcapil, terlebih ditengah masih merebaknya kasus Covid-19 di Kota Pagar Alam, penerapan prokesnya masih tetap ketat.

“Sehingga kisaran 60-70 orang per hari masih bisa terlayani dengan baik,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

 

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More