intens.news
Mitra Informasi

Disdikbud Empat Lawang Akan Pelajari Pembelajaran Tatap Muka di Zona Kuning

0 39

Intens.news, EMPAT LAWANG – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia membolehkan sekolah tatap muka di zona hijau dan zona kuning. 

Hal tersebut berdasarkan revisi surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, yaitu Mendikbud, Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Agama (Menag), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait proses pembelajaran tatap muka di sekolah pada tahun ajaran 2020/2021.

Sebanyak 43 persen peserta didik di Tanah Air mayoritas berada di daerah di zona hijau dan kuning dan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19 ini, menimbulkan dua dampak yang serius, yakni ancaman putus sekolah dan risiko lost generation.

Meskipun sekolah di zona kuning dan hijau diperbolehkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka itu tergantung kebijakan pemerintah daerah (pemda) terkait, kepala sekolah, bahkan orang tua murid.

Menindak lanjuti keputusan itu, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Empat Lawang mengaku akan mempelajari terlebih dahulu bagaimana bagusnya untuk dunia pendidikan di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati kedepan.

“Kita akan pelajari terlebih dahulu bagaimana baiknya, mengingat Kabupaten Empat Lawang saat statusnya sudah zona kuning penyebaran virus corona,” kata Kabid SD Disdikbud Empat Lawang, Yulian Septa Perdana, Selasa (11/8/2020).

Dikatakan Yulian, didalam surat keputusan Menteri itu orang tua murid berhak untuk tidak memperkenankan anak – anaknya untuk sekolah tatap muka apabila masih merasa kurang aman. “Walau boleh tatap muka, tapi bukan berarti harus,” imbuhnya.

Masih dikatakan Yulian, khusus untuk SD, sementara belum ada perubahan jam sekolah tatap muka yakni pada tanggal 13 September mendatang, namun tak menuntut kemungkinan akan dipercepat. “Tapi untuk saat ini, belum ada perubahan masih 13 September,” singkatnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More