intens.news
Mitra Informasi

Ditetapkan Tersangka Atas Kasus Pagar Kuburan, Mantan Kadis Sosial Ditahan

0 598

Intens.news, PAGARALAM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagar Alam menetapkan Sukman sebagai tersangka. Mantan Kepala Dinas Sosial Kota Pagar Alam ini ditetapkan atas dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tentang pekerjaan Pagar Makam Tahun Anggaran 2017.

Kejari Kota Pagar Alam M Zuhri didampingi Kasi Intel Luthfi Presly dan Kasi Pidsus Willy Pramudya mengatakan bahwa, keterlibatan Sukman dalam Tipikor ini sebagai pengguna anggaran dan (PA) dan Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK).

“Dan berdasarkan hasil audit BPKP Sumatera Selatan kerugian negara yang ditimbulkan sekitar Rp697 juta,” katanya. Senin (29/6/20),

Adapun Tipikor yang dilakukan oleh tersangka Sukman dalam pekerjaan makam ini adalah dengan cara dalam perencanaan pembangunan tidak menyusun HPS, terdapat RAB satuan pekerjaan yang terlalu tinggi, adanya pemberiam komitmen fee dari kontraktor terhadap Sukman selaku PPK, dan pelaksanaan perintah kerja atau SPK dilaksanakan oleh pihak lain selain perjanjian kontrak yang ditunjuk secara sepihak oleh Sukman.

“Jadi penahanan terhadap tersangka dilakukan oleh tim penyidik selama 20 hari mulai hari ini di rutan Pagar Alam,” jelasnya.

Sementara alasan penahanan terhadap tersangka Sukman, Kejari mengatakan ada alasan yakni alasan subyektif. Misalnya, menimbulkan kekhawatiran bahwa Sukman akan melarikan diri dan yang kedua adanya kekhawatiran akan menghilangkan barang bukti serta ada kekhawatiran akan mengulangi tindak pidana.

“Sementara alasan obyektif adalah karena ancaman dari tipikor ini adalah penjara diatas lima tahun,” paparnya.

Zuhri menyebutkan, adapun pekerjaan pagar makam tahun anggaran tahun 2017 ini sebanyak 43, namun 18 paketnya dinilai bermasalah. “Dan untuk pengembangan kasus ini,kemungkinan bakal ada tersangka lainya,”pungkasnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More