intens.news
Mitra Informasi

Dongkrak Produksi Kopi, 75 Poktan Mulai Lakukan Stek Kopi Batuan Gubernur

0 32

Intens.news, PAGARALAM – Sebanyak 75 kelompok tani (Poktan) di Kota Pagar Alam, hari ini mulai melakukan program peningkatan produksi kopi melalui sambung pucuk (Stek), satu juta batang yang merupakan bantuan Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru,

Hal ini dibuktikan dengan sudah serahkanya secara simbolis bantuan dari Gubernur tersebut kepada sejumlah poktan yanh tersebar di Kota Pagar Alam oleh Dinas Pertanian Kota Pagar Alam berbarengan dengan sosialisasi tekhnis pelaksanaan program tersebut.

“ Hari ini, bantuan sejuta stek kopi ini mulai dilakukan. Penerimanya sebanyak 75 poktan dengan jumlah sekitar 1.300 petani tersebar dilima kecamatan yang ada di Kota Pagar Alam,” terang Kabid Produksi Tanaman Perkebunan Dinas Pertanian Kota Pagar Alam Diki Herlambang, Rabu (25/8/21).

Diki menyebutkan, dengan adanya dukungan Gubernur Sumsel ini, produktifitas kopi yang merupakan komoditi utama di Kota Pagar Alam  kian terdongkrak.

“Karena program serupa ini sudah berjalan melalui program Walikota sejak tiga tahun silam,” katanya.

Lanjut Diki Herlambang,  pemberian simbolis bantuan kepada poktan berupa sungkup dan alat Stek, disaksikan tim teknis, penyuluh sekaligus penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) sejuta stek Bangub.

“Dan poktan beserta anggota diberikan penjelasan mengenai tahapan kegiatan, teknis sambung pucuk, hingga jadwal verifikasi. Yang jelas, kegiatan sejuta stek kopi bangub ini ditenggat sekitar selama 71 hari dilanjutkan verifikasi,” tegasnya.

Untuk teknisnya sendiri, terang Diki, sama halnya dengan pelaksanaan sejuta stek dari program Walikota Pagar Alam yang telah berjalan tiga tahun ini.

“Yang jelas dengan adanya bantuan stek ini diharapkan membawa kesejahteraan bagi petani kopi yang ada di Kota Pagaralam,” harap Diki.

Sebelumnya disampaikan Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni, dirinya mengucapkan terima kasih atas perhatian Gubernur Sumsel yang juga konsen terhadap kemajuan disektor perkebunan kopi  yang ada di Kota Pagar Alam.

“Program ini tak lain mensejahterahkan petani melalui peningkatan produktivitas hasil pertanian terkhusus tanaman kopi dengan menggalakan sambung pucuk (stek). Tanaman kopi yang disambung pucuk memiliki keunggulan dalam jumlah hasil panen dibandingkan tanaman kopi yang belum disambung pucuk.  Sehingga kopi dapat menjadi pendongkrak ekonomi masyarakat Kota Pagar Alam,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

 

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More