intens.news
Mitra Informasi

DPRD Palembang Gelar Sidang Paripurna Mendengarkan Jawaban Walikota Palembang

0 78

Intens.news, PALEMBANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Palembang mengelar sidang rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban walikota Palembang terhadap pandangan umum Fraksi Fraksi DPRD soal Perda kota Palembang tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2019

Sidang Paripurna ke 9 Masa Persidangan kedua 2020, dipimpin wakil ketua DPRD Sri Wahyuni didampigi ketua DPRD Zainal Abidin, Wakil ketua Ali Syahkban, Azhari Haris dengan protokol kesehatan, Senin (13/07/2020) dihadiri Forum Komunikasi Pemerintahan Daerah (Forkompinda) Walikota Palembang H Harnojoyo, Wakil Walikota Fitrianti Agustinda, sekretaris Daerah Ratu Dewa.

Wali Kota Palembang H Harnojoyo menjawab pandangan umum dari partai Demokrat,  dimana perlu setujui yakni penganggaran yang dibuat lebih terperinci serta target yang realistis. Dan hal tersebut akan dilaksanakan seusai anggaran yang tersedia.

“Sementara untuk edukasi Covid-19 kami membuat baliho 298 buah, spanduk 1200 buah, brosur 10 ribu lembar. Pemasangan banner himbauan publik di 12 media cetak dan 32 media online 147 hari. Serta stasiun radio 30 hari, 14 kegiatan di 4 stasiun,” katanya.

 

Kemudian, lanjut Harnojoyo, jawaban atas pandangan Fraksi Gerindra yang disampaikan oleh Patra Wibowo mengenai evaluasi mitra Dinas Pendidikan yang mengatur sistem zonasi penerimaan siswa baru. Juga akan menjadi bahan evaluasi kepada Disdik dan mitra kerjanya.

“Dapat kami sampaikan kalau itu sudah kami evaluasi dan bagi orang tua yang kesulitan memahami dan mendaftarkan anaknya sekolah bisa mengadu ke Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman kota Palembang, pihaknya juga akan memenuhi kebutuhan lampu jalan dan taman secara bertahap direncanakan dokumen perencanaan dan alokasi anggaran yang tersedia. “Dimana Palembang masih kurang 25.500 titik lampu jalan dan taman yang harus dipenuhi,” imbuhnya.

Selain itu dalam penanganan Covid-19 pihaknya telah menyiapkan ketersediaan Rapid tes di sejumlah Puskesmas di kota Palembang meski jumlahnya terbatas yakni sebanyak 3641 pcs. Ia juga sudah mengusulkan bantuan alat kesehatan dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel.

“Tempat tidur pasien Covid-19 sudah terisi 90 persen akan tetapi Pemerintah Provinisi yang menyediakan lokasi isolasi di rumah sehat wisma atlet jakabaring untuk pasien positif dan ODP, PDP masih ada,” jelasnya.

Untuk dapat menggali potensi wisata Harnojoyo mengatakan Pemkot Palembang sejak tahun 2018 telah menggencarkan paket wisata religi.

“Kami sependapat untuk dapat memaksimalkan destinasi wisata dan dapat kami jelaskan, bahwa destinasi wistaa halal diantaranya Al-Quran Akbar, Kampung Al-Munawar, dan Masjid Cheng ho yang dimana destinasi tersebut mendapat penghargaan dalam ajang Anugrah Pesona Indonesia sebagai kampung adat wisata halal terpopuler tahun 2018 dan 2019,” singkatnya. (Adv)

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More