intens.news
Mitra Informasi

DPRD Sumsel Soroti Rencana Pemindahan Kantor Pemprov 

0 45

Intens.news, PALEMBANG – Rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan memindahkan kantor Gubernur Sumsel ke wilayah Kertapati, Palembang yang saat ini masih dalam tahap penimbunan lahan di soroti pihak legislatif.

Salah satunya, Ketua Komisi IV DPRD Sumsel MF Ridho menjelaskan, bahwa saat ini masih tahap penimbunan lahan, dan belum pada pembangunan.

“Rencana pemindahan belum ada pembicaraan atau penyampaian kepada kita, karena untuk lokasi itu belum dimulai pembangunan fisik. Sekarang baru pemantapan lahan tahun,” kata Ridho, Kamis (22/10/2020).

Ridho mengatakan, pada penimbunan lahan puluhan hektar itu, Pemprov Sumsel telah menganggarkan anggaran sebesar Rp150 miliar.

“Anggaran itu sudah dialokasikan di anggaran APBD induk 2020 Sumsel,” katanya.

Namun, untuk pembahasan anggaran pembangunan fisik, sampai saat ini pihaknya masih menunggu pengajuan dari pihak eksekutif. Apakah akan menggunakan tahun jamak atau sebagainya, karena membutuhkan anggaran besar.

“Jadi, kita tunggu saja saatnya nanti pembahasan pra anggaran di komisi IV DPRD Sumsel, apakah kontrak regular atau jamak,” ungkap Ridho.

Politisi Demokrat ini sendiri belum mengetahui, jika nantinya pembangunan infastruktur itu nantinya selesai, maka kantor Gubernur dan Wagub serta OPD lainnya dijadikan satu kompleks, dan yang lama akan ditinggal.

“Gedung kantor Pemprov dan gedung OPD- OPD Sumsel, jelas harus direncanakan secara matang penggunaannya, jika nanti kantor pemerintahan Sumsel menempati yang baru, tentu kami berharap Pemprov dapat berkomunikasi dengan DPRD Sumsel untuk pemanfaatan selanjutnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemprov Sumsel berencana menyulap lahan sawah rawa sekitar 40 hektare di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pemukiman Sumsel, Basyaruddin mengatakan, proyek itu ditarget rampung 2023. Di mana saat ini pihaknya mulai melakukan penimbunan rawa.

“Jika sudah rampung dan dapat difungsikan, aktivitas pegawai di kantor gubernur akan dipindahkan ke tempat baru. Sementara kantor gubernur lama rencananya dijadikan kawasan perekonomian baru,” katanya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More