intens.news
Mitra Informasi

Dua Terdakwa Pembunuh Calon Pengantin Terancam Penjara Seumur Hidup

0 62

Intens.news, PALEMBANG – Kasus pembunuhan yang dilakukan kakak adik terhadap calon pengantin di Jalan Macan Lindungan pada bulan Juli 2020 lalu  baru mulai digelar di ruang sidang Pengadilan Negeri Klas 1 A Khusus dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum ( JPU) Faisal melalui virtual, Kamis (22/10/2020).

Terdakwa pada kasus yang sempat menghebohkan masyarakat ini ialah Oka Candra Dinata (28) dan Rizki Ananda alias Jack (22). Saat ini juga keduanya masih berada dalam penahanan di Polsek Ilir Barat I.

Isi dakwaan yang dibacakan JPU Arif ini, bermula pada Juli 2020. Saat itu terdakwa Oka berkunjung ke rumah orangtua yang mana sebelum ke rumah orangtuanya itu, ia melihat korban Rio Pambudi sedang menghidupkan dan memanaskan sepeda motor miliknya.

Yang mana saat korban menghidupkan motor terdakwa bersama korban saling bertatap mata dan terdakwa melihat korban menatan ke arahnya sehingga terdakwa merasa tidak senang.

Kemudian korban turun dari atas sepeda motor sambil menantang terdakwa. Dengan demikiam terdakwa pun terpancing emosi dan mendatangi korbam sehingga terjadi ribut mulut antara keduanya.

Melihat kejadian tersebut, sang adik terdakwa yang bernama Rizki pun ikut mendekat dan membela sang kakak sehingga terjadilah ribut cek cok mulut dengan korban.

Selang beberapa menit, kemudian datang kedua orang tua terdakwa I dan terdakwa II mendekat dan mencoba melerai namun korban memaki kedua orang tua terdakwa dengan perkataan kasar.

Mendengar perkataan korban kepada kedua orangtuanya tersebut kemudian pterdakwa pulang kerumah dan mengambil satu buah senjata tajam jenis pisau. Kemudian terdakwa kembali mendatngi korban yang saat itu masih cek cok mulut dengan terdakwa II.

Hingga akhirnya terdakwa Oka menusuk korban sepanjang 5 Cm  didada kiri bagian bawah hingga akhirnya terjatuh dan tak sadarkan diri. Akibat perbuatannya kedua terdakwa terancam hukuman pasal 338 Jo pasal 55 ayat 1 KUHP Tentang Pembunuhan dengan maksimal hukuman seumur hidup.

Usai pembacaan dakwaan tersebut, sidang pun ditunda minggu depan dengan agenda mendegarkan keterangan saksi.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More