intens.news
Mitra Informasi

Dugaan Dana Desa Fiktif, Kades Paldas Kembalikan Uang Negara Rp50 Juta

0 116

Intens.news, BANYUASIN – Dugaan Kasus Dana Desa fiktif yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Paldas, Kabupaten Banyuasin, kini telah menemukan titik terang. Inpestorat Banyuasin menyebut, bahwa Kades Paldas, Rusman Rahaji akan mengembalikan sejumlah kerugian yang telah diaduit.

Inspektur Pembantu Investigasi Inspektorat Banyuasin, Ali Mukhtar, mengatakan kasus Paldas sudah diaudit, di mana kerugian harus dikembalikan dan di Sektor ke khas Desa.

“Sudah kita konfirmasi dia menganggunkan lima sertifikat asetnya dan minta bantu sampai April. Tindaklanjut awal sudah nyetor Rp50 juta,” ujarnya.

Ali menegaskan bahwa Kades Paldas juga telah menandatangani Surat Keterangan Pertanggungjawaban Mutlak (SKPJM) disertai jaminan untuk mengembalikan kerugian negara dengan batas waktu yang telah ditentukan.

“Sudah dipanggil juga oleh Pihak Kejaksaan Negeri tadi, dia (Kades Paldas) telah menandatangani SKPJM disertai jaminan. kalau tidak bisa melunasi, maka jaminan akan di jual oleh Sekda Banyuasin,” tandasnya.

Untuk diketahui, Sejumlah warga Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur Banyuasin pernah meminta Inpestorat Banyuasin untuk menangani dugaan adanya Dana Desa Fiktif di Desa Paldas dari tahun 2016, 2017 hingga 2018.

Hal ini disebabkan karena ada beberapa program yang dilaporkan, namun bukti fisik dari pembagunan tersebut tidak sesuai. Kasus ini tak hanya dilaporkan kepada Inspektorat Banyuasin, tapi juga ke Pemkab Banyuasin dan Pihak Kejaksaan Negeri Banyuasin.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More