intens.news
Mitra Informasi

Ekspor dan Impor di Sumsel Kembali Turun

0 28

Intens.news, PALEMBANG – Ekspor di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada periode Januari hingga Oktober 2020 sebesar US$ 2.909,59 juta, atau turun 14,31 persen dibanding nilai ekspor periode Januari-Oktober 2019 yang sebesar US$ 3.395,48 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, selain nilai ekspor turun, untuk nilai impor Sumsel pada Oktober 2020 sebesar US$ 64,24 juta, atau turun sebesar 28,66 persen jika dibandingkan impor bulan September 2020 yang sebesar US$ 90,05 juta.

“Perkembangan ekspor dan impor di Sumsel bulan Oktober 2020, untuk nilai ekspor Oktober 2020 sebesar US$ 332,57 juta, naik 15,96 persen dibandingkan dengan ekspor September 2020 yang sebesar US$ 286,80 juta,” katanya, Senin (16/11/2020).

Endang menjelaskan, Ekspor pada bulan Oktober 2020 sebagian besar ditujukan ke negara Tiongkok sebesar US$ 120,26 juta atau 36,16 persen, India sebesar US$ 27,32 juta atau 8,21 persen dan Malaysia sebesar US$ 24,64 juta atau 7,41 persen.

Sedangkan untuk lima komoditas utama ekspor dari Sumsel yang terbesar pada bulan Oktober 2020 adalah karet senilai US$ 124,19 juta atau 37,34 persen, bubur kayu/pulp senilai US$ 105,42 juta atau 31,69 persen, batubara senilai US$ 41,69 juta atau 12,53 persen, minyak  kelapa sawit dan fraksinya US$ 11,75 juta atau 3,53 persen dan migas US$ 9,81 atau 2,94 persen.

Namun untuk impor bulan Oktober 2020, sebagian besar berasal dari negara Tiongkok sebesar US$ 45,32 juta atau 70,55 persen, Vietnam US$ 4,96 juta atau 7,72 persen dan Malaysia sebesar US$ 2,13 juta atau 3,31 persen.

“Impor di Sumsel periode Januari – Oktober 2020 sebesar US$ 601,21 juta, naik sebesar 46,15 persen dibanding nilai impor periode Januari – Oktober 2019 yang sebesar US$ 411,37 juta,” ungkapnya.

“Jenis barang yang diimpor dengan nilai terbesar pada Oktober 2020 adalah mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar US$ 41,55 juta atau 64,68 persen, pupuk sebesar US$ 7,83 atau 12,19 persen, serta lokomotif dan peralatan kereta api US$ 2,72 juta atau 4,23 persen. Total perdagangan luar negeri Sumsel bulan Oktober 2020 surplus sebesar US$ 268,33 juta,” terangnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More