intens.news
Mitra Informasi

Empat Proyek Pembangunan di OKU Selatan Tuai Masalah

0 41

Inten.news, Palembang – Beberapa proyek pembangunan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) menuai permasalahan. Hal ini terbukti setelah Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) membuat laporan pengaduan ke Kejati Sumsel.

Direktur Eksekutif SIRA Rahmat Sandi Iqbal mengatakan, pihaknya mencium adanya indikasi Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) pada pembangunan jalan.

Diketahui, proyek yang diindikasikan KKN yakni, Peningkatan Jalan Banding Agung menggunakan APBD TA 2021 sekitar Rp9 miliar, lanjutan peningkatan jalan Bendi TA 2021 sekitar Rp2,9 miliar, pembangunan jalan gantung Tanjung Sari TA 2021 menelan anggaran sekita Rp2,7 miliar dan panjang peningkatan ruas jalan simpang ulang agung yang bersumber dari APBD TA 2021 dengan bilai sekitar Rp1,2 miliar.

“Dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan KKN, kami meminta Kejati Sumsel membentuk tim untuk mencari fakta dilapangan guna melakukan penyelidikan serta memeriksa realisasi pekerjaan tersebut,” kata Sandi.

Selain itu, SIRA juga meminta Kejati Sumsel untuk memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang serta pihak pelaksana kerja  untuk diperiksa dan dimintai keterangan dan data realisasi kegiatan yang telah dilaksanakan sesuai hukum berlaku.

“Sebagai kontrol sosial, untuk membantu Kekati Sumsel melalukan penindakan, kami menyerahkan pengaduan beserta dilampirkan KAK, RAB, Spesifikasi pelerjaan sesuai dengan PP Nomor 43 tahin 2018,” tandasnya.

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More