intens.news
Mitra Informasi

Gadai Motor Teman, Yayan Divonis 2 tahun 8 Bulan

0 16

Intens.news, PALEMBANG – Agar bisa pulang kampung, Yayan Askari terdakwa yang nekat melakukan penggelapan satu unit motor ini divonis oleh majelis hakim dengan hukuman 2 tahun 8 bulan penjara. 

Vonis tersebut, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Desi Asrean dengan hukuman 3 tahun kurungan.

“Atas perbuatan terdakwa Yayan Askari, melanggar pasal 372 KUHP, Majelis Hakim menjatuhi hukuman pidana 2 Tahun 8 bulan penjara, dan menetapkan terdakwa untuk tetap di dalam penjara, dipotong masa tahanan yang telah dijalani terdakwa,” ujar hakim ketua Edi Palawi, Senin (22/2/2021).

Mendengar putusan tersebut baik terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan menerima hukuman tersebut. “Terima pak hakim,” ucap terdakwa Yayan dan JPU Desi serempak.

Untuk diketahui, dalam dakwaan terdakwa Yayan Askari melakukan perbuatannya pada  bulan Mei 2020 lalu di Jalan Perindustrian I Komp. Sukarami Palembang.

Dimana pada saat itu, terdakwa Yayan datang kerumah korban bernama Lediana. Selang berapa menit tiba dirumah korban, terdakwa Yayan meminjam motor milik korban dengan alasan untuk membeli rokok.

Setelah dipinjam, korban menunggu terdakwa hingga 30 menit, namun terdakwa tidak kunjung datang.

Merasa  khawatir, korban menghubungi terdakwa Yayan namun nomor handpone tidak aktif, sehingga korban menghubungi orang tua terdakwa. Namun orangtua terdakwa mengaku tidak mengetahui keberadaan anaknya tersebut.

Selang beberapa hari, korban mengatahui bahwa motor miliknya digadaikan oleh terdakwa Yayan pada seseorang bernama Akis sebesar Rp. 350 ribu.

Saat hendak ditebus oleh terdakwa, ternyata Akis sudah pindah rumah dan terdakwa tidak tahu keberadaannya. Hingga akhirnya korban melaporkan ke pihak Polrestabes Palembang dan berhasil ditangkap.

Editor: Deddy Pranata

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More